Como Milik Djarum Group Nyaris Permalukan Inter Milan, Fabregas: Kami Belum Selevel, Tapi Sudah Dekat!

3 days ago 3

Rabu, 22 April 2026 - 11:02 WIB

Milan, VIVA – Kekalahan dramatis Como 1907 dari Inter Milan di semifinal Coppa Italia meninggalkan kesan mendalam bagi sang pelatih, Cesc Fabregas. Meski gagal melaju ke final, performa klub yang dimiliki oleh orang terkaya Indonesia melalui Djarum Group ini membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tim pelengkap di kasta tertinggi sepak bola Italia.

Dalam laga yang berlangsung di Giuseppe Meazza, Como sempat unggul 2-0 sebelum akhirnya takluk 3-2 melalui comeback emosional Inter. Usai laga, Fabregas memberikan pandangan jujur mengenai posisi timnya saat ini jika dibandingkan dengan raksasa seperti Nerazzurri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbedaan Level yang Nyata

Pelatih asal Spanyol tersebut mengakui bahwa secara teknis dan kematangan tim, Como masih berada di bawah Inter Milan. Menurutnya, pengalaman berbicara banyak dalam laga krusial seperti semifinal.

Pemain Inter Milan

Photo :

  • REUTERS/Alessandro Garofalo

"Kita harus jujur, Como belum berada di level yang sama dengan Inter Milan. Mereka adalah tim yang sudah matang dan terbiasa dengan tekanan besar," ujar Fabregas dilansir dari Football Italia.

Namun, Fabregas juga menekankan bahwa jarak tersebut kini sudah semakin terkikis. Keberanian Como bermain terbuka di San Siro adalah sinyal kuat akan ambisi besar klub yang bermarkas di tepi danau tersebut.

Ambisi Besar Djarum Group

Di bawah kepemilikan keluarga Hartono melalui Djarum Group, Como 1907 bertransformasi menjadi proyek sepak bola paling menarik di Italia. Dukungan finansial yang stabil dan manajemen yang profesional perlahan membawa Como bersaing dengan tim-tim mapan Serie A.

"Kami menunjukkan karakter. Bisa unggul dua gol di San Siro membuktikan bahwa rencana kami berjalan dengan baik. Kami sudah sangat dekat untuk mencapai level tersebut," tambahnya.

Proyek Jangka Panjang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan ini tidak lantas meruntuhkan optimisme di kubu Como. Bagi Fabregas, hasil melawan Inter adalah pelajaran berharga untuk membangun fondasi yang lebih kuat. Dengan dukungan penuh dari konglomerat Indonesia, Como diprediksi akan terus menjadi ancaman serius di musim-musim mendatang.

Partai ini menjadi bukti bahwa meski "uang" dari Djarum Group memberikan fasilitas dan pemain berkualitas, namun untuk mengalahkan tim sekelas Inter, Como masih membutuhkan waktu dan proses pematangan mentalitas di lapangan hijau.

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu

Pazza Inter Is Real! Cristian Chivu Tak Heran Inter Milan Bisa Libas Como Setelah Tertinggal

Kemenangan luar biasa Inter Milan atas Como di semifinal Coppa Italia ternyata bukan sebuah kebetulan bagi pelatih La Beneamata, Cristian Chivu. Inter menang 3-2.

img_title

VIVA.co.id

22 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |