VIVA –Ayah Taufik Hidayat, Tara, akhirnya angkat bicara saat ditanya mengenai kemungkinan bertemu dengan keluarga YTR, korban penyekapan dan penganiayaan yang diduga dilakukan putranya. Kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Tara mengaku hingga kini belum sempat menemui keluarga korban untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.
"Belum pak, saya belum nyaman," kata Tara dikutip dari tayangan YouTube Kang Dedi Mulyadi, Sabtu 27 Juni 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pernyataan Tara itu kemudian mendapat sorotan dari Dedi Mulyadi. Menurutnya, sebagai orang tua pelaku, Tara seharusnya berinisiatif mendatangi keluarga korban untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung, meski sadar ada kemungkinan permintaan maaf tersebut ditolak.
"Kenapa Bapak tidak tergerak hati? Istilahnya dalam bahasa Sunda, mau dicap buruk atau dipandang seperti apa pun. Itu adalah dosa anak saya, kesalahan anak saya. Saya tetap akan datang menjenguk korban akibat kebiadaban anak saya. Kenapa bapak tidak berusaha untuk datang?" kata Dedi Mulyadi.
Sementara itu, berdasarkan pengakuan Tara dia sebenarnya ingin sekali datang menemui keluarga korban dan meminta maaf. Namun dia bingung bagaimana bisa menghadapi keluarga korban.
"Ya, saya sebenarnya ingin seperti itu, ingin sekali menyampaikan permintaan maaf. Tapi saya bingung, harus bagaimana dan siapa yang menemani saya," kata dia.
Dedi Mulyadi menyarankan agar Tara bisa meminta kepala desa untuk menemaninya bertemu keluarga YTR meminta maaf. KDM sapannya juga menilai bahwa kedatangan Tara itu bisa menunjukkan bahwa meski anaknya berkelakuan buruk namun orang tuanya tidak seperti anaknya.
"Ya bisa minta ditemani kades. Kan itu mah ya enggak apa-apa kan Bapak minta maaf atas nama anak Bapak yang sudah berbuat kebiadaban kan enggak ada soal Bapak untuk datang soal. Bapak harus datang, itu cermin bahwa anaknya begitu tapi bapaknya tidak gitu. Jangan sampai orang mengatakan anak sama bapak sama aja,"kata KDM.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Nah iya iya itu. Insya Allah pak,"sahut Tara.
Sebagai informasi, seorang wanita asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat diduga menjadi korban kasus penyekapan dan penganiayaan oleh kekasihnya. Wanita berinisial YTR diduga disekap oleh pelaku berinisial Taufik Hidayat dalam kamar kost dan dinyatakan telah menghilang oleh keluarga selama tiga tahun.
Halaman Selanjutnya
Setelah korban sempat memperkenalkan kekasihnya kepada orang tuanya, keluarga kehilangan kontak dengan YTR selama bertahun-tahun. Hingga akhirnya kini YTR ditemukan dalam kondisi memilukan dengan luka parah akibat dugaan penyekapan dan penganiayaan.

4 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7178789/original/095628200_1779973255-1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8004128/original/059258800_1780843343-word_media_image4.jpg)

