Selasa, 7 April 2026 - 17:20 WIB
VIVA – Dua kapal tanker Qatar yang membawa gas alam cair (LNG) terpaksa mengubah haluan ketika mendekati Selat Hormuz. Kapal tanker itu mengubah tujuan ke Pakistan dan kemudian terlihat berputar-putar di Teluk Persia dekat Oman .
Menurut data pelacakan kapal MarineTraffic, kedua kapal bernama Rasheeda dan Al Daayen itu bergerak dari Qatar menuju Selat Hormuz, namun membatalkan upaya mereka untuk melintasi Selat Hormuz pada hari Senin, 6 April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Upaya ini merupakan pertama kalinya kapal bermuatan LNG Qatar meninggalkan negara Teluk itu menuju Teluk Hormuz, sejak konflik kembali berkecamuk di Timur Tengah akibat serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026.
Data pelacakan kapal kemudian menunjukkan kedua kapal tersebut berbalik arah sekitar pukul 06:50 UTC sebelum mencapai Selat Hormuz. Iran secara efektif telah menutup jalur air tersebut, hanya mengizinkan kapal yang disetujui atau "tidak bermusuhan" untuk lewat.
Data menunjukkan bahwa kapal-kapal tanker itu kemudian mencantumkan Pakistan sebagai tujuan berikutnya, tetapi pergerakan terbaru mereka menunjukkan ketidakpastian apakah mereka akan melakukan upaya lain untuk melintasi selat tersebut.
Berdasarkan cuplikan pelacakan terbaru yang tersedia, kapal-kapal tersebut berada di dekat Oman setelah berbalik arah.
Perubahan haluan terbaru ini terjadi karena lalu lintas melalui Selat Hormuz masih sangat terganggu akibat konflik regional yang sedang berlangsung antara AS, Israel, dan Iran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Perseteruan tersebut menyebabkan penurunan signifikan jumlah lalu lintas kapal di jalur maritim strategis yang dilalui sekitar 20 persen minyak dan gas alam cair dunia.
Jika kedua kapal Qatar itu berhasil menyelesaikan pelayaran, mereka akan menandai transit kargo bermuatan LNG pertama melalui Selat Hormuz sejak konflik dimulai, menurut data pelacakan kapal.
Deadline Trump Hampir Habis, Militer Israel Ancam Jalur Kereta Iran
Militer Israel memperingatkan warga Iran agar tidak menggunakan kereta api atau mendekati rel kereta api. Peringatan ini seolah mengisyaratkan akan adanya serangan
VIVA.co.id
7 April 2026

6 hours ago
1











