Firman Utina Semprot Pelatih Bhayangkara FC Gegara Ikutan Ribut di EPA U20: Ini Bukan Jaman Lo!

3 days ago 4

Rabu, 22 April 2026 - 17:02 WIB

VIVA – Mantan pemain Timnas Indonesia, Firman Utina, melontarkan kritik keras terhadap pelatih kiper Bhayangkara FC U-20, Ferdiansyah, usai insiden kekerasan dalam laga Bhayangkara FC U-20 vs Dewa United U-20 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu 19 April 2026. 

Kritik tersebut disampaikan melalui media sosial setelah Firman menyoroti dugaan keterlibatan staf pelatih dalam kericuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Firman secara terbuka menyindir sikap Ferdiansyah yang dinilai tidak mencerminkan peran sebagai pelatih. Ia menegaskan bahwa seorang pelatih seharusnya memberi contoh, bukan terlibat dalam aksi kekerasan.

“Kamu itu pelatih, bukan preman, makanya kursus jangan tidur supaya belajar sama-sama. Ini bukan jaman lo main,” tulis Firman dalam unggahan Instagram story.

Ia juga menyampaikan peringatan secara langsung kepada sosok yang disindir tersebut. Pernyataan itu menjadi sorotan karena disampaikan di tengah ramainya pembahasan insiden kekerasan di level usia muda.

Insiden bermula setelah pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk Dewa United. Situasi memanas di pinggir lapangan hingga terjadi konfrontasi antara pemain kedua tim. Dalam rekaman yang beredar, salah satu pemain Bhayangkara FC U-20 diduga melakukan tendangan keras ke arah pemain lawan.

Kericuhan kemudian melibatkan sejumlah pemain lain serta staf dari kedua tim. Salah satu pemain Dewa United U-20, Rakha Nurkholis, dilaporkan mengalami luka di bagian wajah dan tubuh akibat insiden tersebut.

Pihak Dewa United menyampaikan dukungan kepada pemainnya yang menjadi korban. Sementara itu, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyatakan pihaknya tengah memastikan kronologi kejadian dan menegaskan bahwa tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya sedang pastikan kronologinya. Apa pun tidak dibenarkan melakukan keributan di dalam lapangan,” ujar Sumardji, Senin 20 April 2026.

Ia menambahkan, sanksi terhadap pihak yang terlibat akan menunggu keputusan Komite Disiplin PSSI sesuai mekanisme yang berlaku.

Tendangan Kungfu Fadly Alberto di pertandingan Elite Pro Academy

Ngaku Jadi Korban Rasisme usai Lakukan Tendangan Kungfu, Fadly Alberto Disindir Pemain Dewa United: Lebay!

Pemain Muda Oumar Nja Ariel Denzel menanggapi isu rasisme terkait aksi Fadly Alberto di laga EPA U-20. Pernyataannya memicu pro dan kontra di kalangan warganet.

img_title

VIVA.co.id

22 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |