Jakarta, VIVA – Harga emas produk PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dibanderol seharga Rp 2.830.000 per gram pada perdagangan hari ini. Harga itu turun Rp 50.000 per gram dibanding perdagangan kemarin.
Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, Rabu, 22 April 2026. harga pembelian kembali atau buyback emas ditetapkan menjadi seharga Rp2.640.000 per gram. Harga emas Antam sewaktu-waktu bisa berubah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Adapun harga emas berdasarkan ukuran, yakni lima gram dijual Rp 13.925 juta, 10 gram Rp 27.795 juta, 25 gram Rp 69,362 juta dan 50 gram Rp 138.645 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp 277.212 juta, 250 gram Rp 692.765 juta dan emas 500 gram Rp 1.385.320 juta.
Selanjutnya, untuk ukuran emas terkecil dan terbesar yang dijual Antam pada hari ini, yaitu 0,5 gram dibanderol Rp 1,465 juta dan 1.000 gram senilai Rp 2,770,6 miliar.
Untuk diketahui, harga penjualan emas batangan Antam ini belum termasuk pajak. Sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017, transaksi harga jual dikenakan potongan pajak.
Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai.
Logam mulia emas dan perak.
Photo :
- The Economic Times
Emas global
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, harga emas global naik tipis pada perdagangan pagi ini. Turunnya harga minyak dan keputusan AS memperpanjang gencatan senjata dengan Iran meredakan kekhawatiran lonjakan inflasi dan suku bunga yang lebih tinggi.
Dilansir dari The Economic Times, harga emas di pasar spot internasional naik 0,6 persen menjadi US$4.739,94 per ons. Sedangkan, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Juni Naik 0,8 persen menjadi US$4.758,6 per ons.
Murahnya BBM Subsidi RI Berpotensi Picu Ekspor Ilegal, Purbaya Ungkap Faktanya
Purbaya merespons kekhawatiran sejumlah pihaknya soal murahnya harga BBM subsidi di Tanah Air dibandingkan dengan harga global, bisa memicu terjadinya ekspor BBM ilegal.
VIVA.co.id
22 April 2026

3 days ago
4



























