Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi berbalik menguat (rebound) pada sesi perdagangan Selasa, 31 Maret 2026. IHSG ditutup turun 0,08 persen ke level 7.091,67.
Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menuturkan IHSG akan menguji resisten Fibonacci 7.129. Ia menambahkan, titik resisten krusial masih berada di level 7.436 sehingga selama masih di bawah level tersebut maka indeks masih rawan melanjutkan tren turun sebelumnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Potensi kenaikan hingga 7.268 jika berhasil menembus di atasnya (7.129)," ujar Ivan dikutip dalam riset hariannya, Selasa, 31 Maret 2026.
Ivan menetapkan titik support IHSG berada di area 6.900, 6.744 dan 6.587. Sedangkan titik resistance pada level 7.179, 7.436, 7.765 dan 8.098.
Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.
Photo :
- ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Lebih lanjut, Ivan membocorkan sejumlah emiten berpotensi menunjukkan kinerja solid pada sesi perdagangan hari ini. Berikut rekomendasi saham potensial cuan yang menarik untuk para investor pantau.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)
- Rekomendasi : Buy on Weakness
- Area beli : 3.510-3.610
- Target harga : 3.970
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
- Rekomendasi : Hold
- Target harga : 232
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
- Rekomendasi : Buy on Weakness
- Area beli : 3.700-3.800
- Target harga : 4.220
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
- Rekomendasi : Hold
- Target harga : 2.590
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
- Rekomendasi : Buy on Weakness
- Area beli : 1.800-1.820
- Target harga : 2.050
Jadi Biang Kerok IHSG Turun, Segini Harga Saham BBCA Jelang Pembagian Dividen
Analis Phintraco Sekuritas menyoroti pergerakan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memberikan tekanan terhadap IHSG. Segini harga saham BBCA jelang ex date.
VIVA.co.id
30 Maret 2026

3 weeks ago
7



























