Jakarta, VIVA – Perkembangan industri busana muslim di Indonesia menunjukkan tren yang semakin menguat dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya mendominasi pasar domestik, Indonesia kini juga mulai diperhitungkan sebagai salah satu pusat modest fashion dunia.
Hal ini didukung oleh populasi muslim yang besar, kekayaan budaya tekstil, serta kreativitas para desainer lokal yang mampu menghadirkan karya inovatif dengan sentuhan modern tanpa meninggalkan nilai-nilai syar’i. Scroll lebih lanjut yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sejumlah pelaku industri menilai, posisi Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan tren ini. Selain itu, dukungan komunitas, asosiasi desainer, hingga ajang fashion berskala nasional dan internasional turut memperkuat ekosistem modest fashion di Tanah Air. Tak heran jika Indonesia digadang-gadang mampu menjadi kiblat baru dalam industri busana muslim global.
"Saya lihat dari 34 tahun yang lalu, Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar. Untuk busana muslim akan menjadi acuan, saya lihat sebagai pasar yang nggak boleh kita berikan ke ngara lain," kata Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Poppy Dharsono, dalam acara Closing Ceremony Ramadan Runway 2026, di Jakarta, Minggu 29 Maret 2026.
"Kita dari APPMI harus menciptakan desainer untuk busana muslim yang mampu menjadi tuan rumah bagi kita sendiri," jelasnya.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya peran desainer lokal dalam mengembangkan industri ini agar tidak kalah bersaing dengan negara lain. Dengan identitas budaya yang kuat, Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk terus memperluas pengaruhnya di pasar global.
Di sisi lain, perhatian terhadap bahan baku juga semakin meningkat, khususnya terkait penggunaan kain halal. Konsep kain halal kini menjadi sorotan karena dianggap mampu memberikan nilai tambah, baik dari sisi religius maupun kualitas produk.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kain halal umumnya diproses tanpa menggunakan bahan atau zat yang bertentangan dengan prinsip syariah, sehingga memberikan rasa aman bagi konsumen muslim.
"Kain halal bisa diterima di pasar dunia dan bagi yang mau naik haji atau umrah, kalau ada cap kain halal pasti dibeli dan itu semua ada di Indonesia," paparnya.
Halaman Selanjutnya
"Dengan adanya tren busana muslim dan Ramadan Runway, kita memperkuat teman-teman yang kreatif di busana muslim," katanya.

3 weeks ago
15



























