VIVA –Jumat 26 Juni 2026, Mapolda Jawa Barat menggelar press conference terkait dengan kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita berinsial YTR. Dalam press conference itu, pelaku yakni Taufik Hidayat juga dihadirkan.
Menggunakan baju tahanan, Taufik Hidayat nampak tertunduk. Dia irit berbicara dan hanya mengungkapkan permintaan maaf.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Saya minta maaf atas semua yang saya lakukan. Apa yang saya lakukan salah. Saya menyesal, saya minta maaf," kata Taufik Hidayat dikutip dari tayangan YouTube Kang Dedi Mulyadi, Sabtu 27 Juni 2026.
Usai Taufik Hidayat menyampaikan permintaan maaf, kakak korban, Afif, yang turut hadir dalam konferensi pers, merespon. Ia menegaskan keluarga tidak membuka pintu maaf atas tindakan penyekapan dan penganiayaan yang dialami adiknya, YTR.
"Nggak ada kata maaf, dia enteng ngomong kata maaf. Sedangkan adik saya sudah hancur begini dia bilang kata maaf. Nggak ada kata maaf," kata dia.
Dalam kesempatan yang sama, Afif juga mengungkapkan keinginan pribadinya terkait hukuman untuk Taufik Hidayat. Menurutnya, ia tidak ingin pelaku dijatuhi hukuman mati. Sebaliknya, ia berharap Taufik diserahkan kepada keluarga agar bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya sebagaimana yang dialami YTR selama tiga tahun terakhir.
"Harapannya kalau dari saya pribadi untuk pelaku saya nggak mau pelaku dihukum mati. Saya pengen dia diserahkan kepada keluarga biar saya menghakimi dia sebagai apa yang dia buat kepada adik saya. Adik yang saya bangga-banggakan dihancurkan sama dia," kata dia.
Afif kemudian kembali menegaskan harapannya terkait proses hukum yang dijalani Taufik Hidayat.
"Saya nggak masalah dari pihak Polda menghukum satu, dua tahun, yang penting bisa diserahkan pada keluarga satu atau dua tahun juga, selama adik saya disekap sama dia," sambung dia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di sisi lain, Afif juga menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Polda Jawa Barat yang telah menangkap Taufik Hidayat. Ia turut mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atas dukungan dan jaminan biaya pengobatan bagi korban hingga tuntas.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Polda telah menangkap pelaku dan kepada pak KDM yang telah membiayai semua sampai selesai," kata dia.
Kisah Kelam Keluarga Taufik Hidayat, Rentetan Musibah Datang Bertubi-tubi Sebelum Kasus Penyekapan YTR Terbongkar
Kisah kelam keluarga Taufik Hidayat menjadi sorotan usai kasus penyekapan YTR. Rentetan tragedi menimpa keluarganya, dari kehilangan dua anak hingga sang ibu meninggal.
VIVA.co.id
27 Juni 2026

12 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7178789/original/095628200_1779973255-1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8004128/original/059258800_1780843343-word_media_image4.jpg)

