Jakarta, VIVA – Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia yang dibentuk atas inisiasi anggota DPR-DPD RI akan mengampanyekan perdamaian dunia sekaligus penghentian eskalasi konflik ke berbagai kedutaan besar (Kedubes) negara terkait di Indonesia.
Anggota DPR RI fraksi Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia mengatakan langkah tersebut diambil sebagai respons atas dinamika geopolitik, menyusul eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Salah satu agenda pentingnya nanti adalah mendatangi kedubes negara-negara yang terlibat, ya, Amerika, kemudian Iran, mungkin negara-negara di teluk, ya," kata Doli kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 6 April 2026.
Doli menuturkan, Kaukus Parlemen nantinya juga akan mendatangi Kedubes negara-negara yang memilih untuk tidak terlibat perang.
"Misalnya, negara-negara Eropa," tutur dia.
Ia menjelaskan kaukus yang beranggotakan 30 orang ini merupakan bentuk kepedulian serta gerakan moral dan politik parlemen Indonesia untuk menjaga amanat konstitusi, yakni mewujudkan perdamaian dunia.
Pembentukan kaukus berangkat dari situasi dunia yang semakin kritis akibat krisis berang dalam beberapa tahun terakhir.
"Sebenarnya perang ini kan dimulai dari tahun 2022, ya, ketika Rusia versus Ukraina, terus kemudian 2023 ada invasi Israel ke Palestina, terus tidak berhenti, dan kemudian disambung lagi dalam dua bulan tiga bulan terakhir ini AS-Israel versus Iran," ungkap dia.
Dampak perang dirasakan masyarakat global, termasuk Indonesia. Tidak hanya terancam krisis energi dan ekonomi, dampak fisik juga telah dialami tatkala tiga prajurit TNI gugur akibat serangan Israel ke pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon.
"Tentu ini kita tidak boleh biarkan, tidak boleh kita berdiam diri maka kami sepakat untuk mengambil inisiatif membentuk Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia," ucapnya.
Anggota kaukus diproyeksikan akan bertambah, seiring komunikasi yang akan diperluas ke anggota-anggota parlemen.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Doli menambahkan latar belakang partai politik juga dikesampingkan dalam kaukus ini.
"Tentu kita berharap gerakan ini menjadi gerakan yang semakin meluas, bukan hanya kepada kami yang terlibat sebagai inisiator dan deklarator, tetapi juga terhadap institusi-institusi yang ada," ucap dia.
Halaman Selanjutnya
Selain itu, kaukus akan berkomunikasi intens dengan pimpinan DPR, DPD, dan MPR RI.

5 hours ago
3











