Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengaku, pihaknya akan kembali menyambangi DPR RI guna mempercepat proses penyelesaian kebijakan soal penambahan layer tarif cukai rokok.
Dia menjelaskan, pembahasan kebijakan yang saat ini masih berlangsung di DPR itu, bertujuan untuk memperluas basis penerimaan negara sekaligus menekan peredaran rokok ilegal.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Karena menurutnya pembahasan dan penyelesaian terkait aturan kebijakan penambahan layer tarif cukai rokok itu tak juga rampung, maka Purbaya memastikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan kembali menyambangi DPR guna mempercepat prosesnya.
"Seminggu-dua minggu ini saya ke DPR langsung deh, kok enggak bisa beres-beres. Gua datang ke sana deh," kata Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 21 April 2026.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Photo :
- [Mohammad Yudha Prasetya]
Selain itu, Purbaya meyakini bahwa apabila nantinya terealisasi, penambahan layer tarif cukai di level bawah ini nantinya bakal berpotensi mendorong pelaku industri rokok ilegal untuk beralih ke jalur legal.
Karena menurutnya, dengan total penerimaan cukai rokok saat ini yang berada di kisaran Rp 200 triliun, masih terdapat kebocoran yang diperkirakan mencapai sekitar 30 persen akibat peredaran rokok ilegal
"30 persen dari 200 (triliun) itu kan sekitar 60 (triliun) ya. Let's say saya cuma dapat separuhnya, kira-kira 15 (triliun), mungkin 20 sampai 30 (triliun) bisa dapat dari situ," ujar Purbaya.
Selain itu, Purbaya juga merespons sejumlah keluhan dari para pelaku industri rokok ilegal, yang mengaku kesulitan untuk bertahan jika harus mengikuti aturan yang berlaku.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Tapi yang penting adalah market-nya jadi market legal semua. Nanti yang masih bermain (rokok) ilegal akan saya tutup. Karena sekarang kan mereka klaimnya adalah kami enggak bisa hidup," ujar Purbaya.
"Makanya kalau sudah dikasih ruang untuk masuk tapi mereka (produsen rokok ilegal) enggak ikut (aturan), ya kita tutup," ujarnya.
Purbaya Buka Peluang Dongkrak Pajak Marketplace Akhir Kuartal II-2026, Simak Pertimbangannya
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pihaknya membuka kemungkinan untuk menaikkan pajak marketplace online pada akhir kuartal II-2026 mendatang.n.
VIVA.co.id
22 April 2026

3 days ago
3



























