Selasa, 26 Mei 2026 - 22:25 WIB
Sumber : Jakarta, VIVA – Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei menegaskan negara-negara Timur Tengah tidak lagi menjadi tameng pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut. Hal itu disampaikan Mojtaba dalam pesan untuk menandai puncak ibadah haji, seperti dilansir kantor berita pemerintah Iran, IRNA, Selasa, 26 Mei 2026. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Dia menyebut Amerika Serikat (AS) tidak lagi memiliki zona aman di Timur Tengah. Di samping itu, Mojtaba juga menyerukan negara-negara Muslim dan negara lain di kawasan untuk memperjuangkan kepentingan bersama dalam membentuk tatanan regional dan global baru. "Saya dengan tulus mengundang seluruh negara dan pemerintahan Islam untuk menjalin persahabatan dan kerja sama demi kepentingan bersama," kata Mojtaba. Seruan itu muncul di tengah upaya mediasi yang dipimpin Pakistan untuk mengakhiri perang AS-Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari dan memicu serangan balasan dari Iran. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April dan kemudian diperpanjang tanpa batas waktu oleh Presiden AS Donald Trump. (Ant) Sumber: Anadolu VIVA.co.id 26 Mei 2026 Topik Terkait
Jangan Lewatkan
Iran tengah mempertimbangkan untuk mentransfer uranium yang diperkaya 60 persen miliknya, untuk diserahkan kepada China, sekutu dekatnya. Apa respons China terkait ini?
Negara-negara Asia Tenggara dinilai perlu mengubah strategi pertahanan mereka untuk menghadapi meningkatnya kekuatan militer China. Bagaimana mengantisipasinya?
IRGC pada Selasa, 26 Mei 2026 menuduh Amerika Serikat (AS) melanggar wilayah udara Iran. IRGC menilai pihaknya berhak mengambil tindakan balasan atas serangan AS.
Delegasi tingkat tinggi Iran, termasuk negosiator utama negara itu dan kepala bank sentral, berada di Doha pada hari Senin, untuk membahas kesepakatan dengan AS
Presiden AS Donald Trump pada hari Senin, 25 Mei 2026, mengubah pendekatannya untuk mencapai perdamaian dengan Iran. Ia mendesak negara-negara Arab untuk mengakui Israel
Terpopuler
Keributan maut yang menewaskan warga negara Asing (WNA) Brunei Darussalam di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ternyata dipicu pertengkaran sengit.
Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas mengatakan, perubahan usia pensiun yang masuk substansi RUU Polri demi mengakomodasi keadilan dengan penegak hukum dan PNS.
Jagat media sosial (medsos) dihebohkan dengan video keributan maut di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel). Seorang pria WNA dikabarkan tewas.
Iran menuding Israel ikut mengganggu negosiasi dengan Donald Trump saat pembicaraan damai Amerika Serikat dengan Iran memanas dan ancaman konflik Timur Tengah meningkat.
Selengkapnya Partner
Bank Danamon dan Adira Finance kembali memberikan dukungan terhadap IIMS Surabaya 2026 dengan menghadirkan solusi pembiayaan kendaraan yang lebih mudah.
Kapolres Padangsidimpuan menjelaskan buku tersebut merupakan refleksi pengabdian institusi Polri dalam membangun pendekatan penegakan hukum yang lebih humanis.
Polisi menyelidiki aksi unjuk rasa berujung anarkis di Lapas Narkotika Bolangi Gowa. Massa merusak fasilitas, membawa senjata tajam, dan mengganggu layanan kunjungan warg
Selengkapnya Isu Terkini
Iran Pertimbangkan Serahkan Uranium yang Diperkaya ke China, Begini Respons Beijing
Iran tengah mempertimbangkan untuk mentransfer uranium yang diperkaya 60 persen miliknya, untuk diserahkan kepada China, sekutu dekatnya. Apa respons China terkait ini?
Mojtaba Khamenei: Timur Tengah Tak Lagi Jadi Tameng Pangkalan AS!
Pemimpin Tertinggi Iran Baru, Mojtaba Khamenei

2 hours ago
2















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3432220/original/050867700_1618724332-hush-naidoo-yo01Z-9HQAw-unsplash.jpg)
![[Kolom Pakar] Dokter Ray Wagiu Basrowi: Peran Ganda Ibu Pekerja di Indonesia](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/4PDT82S2e8pRy0jVWbBaEYUDJaA=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508439/original/026909700_1771575367-dokter_dan_peneliti_kedokteran_komunitas__Dr._dr._Ray_Wagiu_Basrowi__MKK__FRSPH_.jpeg)