Jakarta, VIVA – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi alias Kiki mengatakan, ekskalasi perang Iran telah membuat ekspektasi pasar soal pemangkasan suku bunga The Fed pupus di tahun 2026 ini.
Padahal, sebelumnya The Fed telah menunjukkan sinyal bahwa setidaknya akan ada satu kali pemangkasan suku bunga di tahun 2026 ini, guna mempertahankan suku bunga kebijakannya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, dampak perang Iran nyatanya telah memberikan tekanan yang cukup signifikan kepada perekonomian Amerika Serikat (AS), di tengah inflasi yang persisten dan melonjaknya tingkat pengangguran.
"Pascaeskalasi konflik Iran, ekspektasi pasar bergeser ke skenario tidak adanya pemangkasan suku bunga (The Fed) di tahun 2026 ini," kata Kiki dalam telekonferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK periode Maret 2026, Senin, 6 April 2026.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi
Photo :
- [tangkapan layar]
Berkebalikan dengan kondisi tersebut, perekonomian China disampaikan Kiki justru berhasil mencatatkan kinerja di atas ekspektasi. Hal itu didorong oleh perbaikan dari sisi permintaan dan penawaran, serta dukungan stimulus pada sektor keuangan.
Meski demikian, China dilaporkan bakal tetap menurunkan target pertumbuhan ekonominya, sebagai respons terhadap tantangan struktural dan ketidakpastian eksternal yang masih berlanjut.
Sementara di ranah perekonomian domestik, Kiki menyampaikan bahwa inflasi inti pada Maret 2026 tercatat mengalami penurunan. Aktivitas konsumsi terpantau tetap kuat di awal tahun.
"Hal itu tercermin dari pertumbuhan penjualan ritel yang diperkirakan mencapai 6,89 persen secara year-on-year (yoy), serta kinerja penjualan kendaraan bermotor yang solid," ujar Kiki.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sedangkan dari sisi penawaran, Kiki memastikan bahwa PMI manufaktur juga terpantau masih berada dalam kondisi ekspansif.
"Dari sisi ketahanan eksternal, cadangan devisa nasional pada Februari 2026 tercatat berada pada level memadai dan neraca perdagangan tetap mencatatkan surplus," ujarnya.
Viral Video Mojtaba Khamenei di Ruang Pusat Operasi Militer Iran, Ini Faktanya!
Pengguna media sosial dihebohkan dengan unggahan video yang diduga petinggi Iran, Mojtaba Khamenei. Sosok yang diduga Mojtaba terlihat masuki ruang pusat operasi militer
VIVA.co.id
6 April 2026

3 hours ago
1











