Jakarta, VIVA – Perseteruan antara Niko Al Hakim alias Okin dan mantan istrinya, Rachel Vennya, masih terus menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian netizen tertuju pada penjualan rumah di kawasan Kemang yang sebelumnya diberikan kepada Rachel usai mereka cerai.
Rumah tersebut diketahui telah disepakati untuk dijual dengan nilai mencapai Rp4,1 miliar. Namun di tengah ramainya perbincangan soal nominal fantastis itu, pihak Okin justru menegaskan bahwa sang musisi tidak menerima keuntungan pribadi sedikit pun dari hasil penjualan tersebut. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Melalui kuasa hukumnya, Axl Matthew Situmorang, dijelaskan bahwa seluruh dana hasil penjualan rumah sudah dialokasikan untuk menyelesaikan berbagai kewajiban yang masih berkaitan dengan aset tersebut.
“Rumah tersebut disepakati untuk dijual seharga Rp4,1 miliar,” ujar Axl saat memberikan penjelasan kepada awak media.
Ia lalu memaparkan bahwa dari total nilai penjualan itu, sekitar Rp1 miliar digunakan terlebih dahulu untuk melunasi sisa kewajiban kredit pemilikan rumah (KPR) kepada bank. Sementara sisa dana lainnya dipakai untuk memenuhi tanggung jawab Okin kepada mantan istrinya dan anak-anak mereka.
“Rp1 miliarnya itu digunakan untuk melunasi. Sisa 3,1-nya itu digunakan untuk menyelesaikan kewajiban klien saya,” jelasnya.
Kuasa hukum Okin menegaskan bahwa publik tidak perlu berspekulasi soal adanya keuntungan besar yang diterima kliennya. Sebab menurutnya, uang hasil penjualan rumah tersebut tidak masuk ke kantong pribadi Okin.
“Jadi perlu saya tegaskan pun penjualan itu klien saya itu tidak menerima sepeser pun ya,” tegas Axl.
Penjelasan tersebut sekaligus menjawab berbagai asumsi yang ramai beredar di media sosial. Banyak netizen sebelumnya menduga penjualan rumah itu dilakukan demi kepentingan pribadi Okin. Namun pihak kuasa hukum membantah keras tudingan tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain membahas soal penjualan rumah, Axl juga mengungkap status kepemilikan aset tersebut. Ia mengatakan rumah di Kemang itu secara administratif masih atas nama Okin dan bukan termasuk harta bersama setelah perceraian mereka pada 2021.
“Status rumah tersebut adalah rumah milik klien saya. Lalu pembayaran KPR pun dilakukan oleh klien saya melalui auto debet rekeningnya,” katanya lagi.
Halaman Selanjutnya
Meski begitu, adik-adik Rachel diketahui sempat menempati rumah tersebut sejak awal 2024. Menurut penjelasan pihak Okin, saat itu ada kesepakatan lisan terkait penggunaan rumah sebagai pengganti nafkah anak sambil menunggu proses pertukaran aset lain selesai dilakukan.

2 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)