Ongkos Haji Berpotensi Naik, Prabowo Minta Tak Dibebankan ke Jemaah

3 hours ago 3

Rabu, 8 April 2026 - 14:52 WIB

Jakarta, VIVA Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkap Presiden RI Prabowo Subianto berpesan agar jemaah haji tidak dibebankan biaya tambahan jika ada kenaikan.

Hal itu disampaikan Gus Irfan dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI menanggapi potensi kenaikan biaya haji imbas perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Intinya Presiden Prabowo berharap apapun yang terjadi, kenaikan-kenaikan, jika terjadi kenaikan beliau minta tidak dibebankan kepada jemaah haji kita," kata Gus Irfan dalam rapat, Rabu, 8 April 2026.

Gus Irfan lantas menjelaskan, ongkos penerbangan haji dalam penetapan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yakni Rp33,5 juta per jemaah. Namun, biaya tersebut berpotensi mengalami kenaikan imbas konflik yang terjadi di Timur Tengah. 

Di samping itu, Garuda Indonesia melaporkan potensi penambahan waktu perjalanan sekitar 4 jam serta penambahan konsumsi avtur sekitar 12 ribu ton. Maskapai Garuda melalui surat nomor Garuda/JAKARTA/DZ/20181-26 juga mengusulkan tambahan Rp7,9 juta perjemaah pada harga aftur 116 US$ sen per liter. 

Sedangkan Saudi Airline melalui surat nomor 11732247/11501 April 2026 mengusulkan tambahan sebesar 480 US$ dollar per jemaah pada harga aftur 137,4 US$ cent per liter.

Dia lantas menyebut potensi kenaikan biaya haji bisa mencapai lebih dari 50 persen atau Rp50,8 juta per jemaah haji dalam skenario perubahan rute penerbangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, jika tak ada perubahan rute penerbangan, kenaikan sebesar 39,85 persen atau senilai Rp46,9 juta per jemaah haji.

"Dalam skenario tanpa perubahan rute, biaya rata-rata per jemaah naik menjadi sekitar Rp46,9 juta atau meningkat 39,85 persen. Sementara pada skenario perubahan rute, biaya meningkat lebih tinggi menjadi sekitar Rp50,8 juta atau naik hingga 51,48 persen," pungkas Gus Irfan.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan (kanan)

Imbas Perang, Menhaj Sebut Ongkos Penerbangan Haji 2026 Berpotensi Naik 51 Persen

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengatakan biaya haji 2026 berpotensi naik imbas perang Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran.

img_title

VIVA.co.id

8 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |