Pernyataan Berkelas Pelatih Mesir Usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Tak Bicara Soal Hasil tapi Mental Pemain

6 hours ago 1

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:30 WIB

VIVA – Timnas Mesir memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Iran pada laga terakhir Grup G di Stadion Lumen, Seattle, Amerika Serikat, Sabtu 27 Juni 2026 WIB. Hasil tersebut cukup mengantar wakil Afrika itu finis sebagai runner-up grup dan melanjutkan perjalanan ke fase gugur.

Di balik keberhasilan tersebut, pelatih Mesir Hossam Hassan justru lebih memilih menyoroti karakter anak asuhnya dibanding sekadar hasil akhir. Menurutnya, mentalitas yang ditunjukkan para pemain menjadi faktor utama yang membawa Mesir melewati fase grup yang penuh tekanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Para pemain menunjukkan keinginan kuat untuk menang," kata Hassan seusai pertandingan dikutip FIFA.

Pelatih berusia 59 tahun itu menegaskan, keberhasilan lolos ke babak 32 besar bukanlah hasil yang datang secara instan. Ia menilai pencapaian tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh pemain sejak pertandingan pertama fase grup.

Mohamed Salah rayakan gol Timnas Mesir

Photo :

  • REUTERS/Agustin Marcarian

Menghadapi Iran yang datang dengan misi wajib menang demi menjaga asa lolos, Mesir harus bermain di bawah tekanan sepanjang pertandingan. Namun, Hassan mengapresiasi kemampuan timnya yang tetap disiplin dan mampu menjaga fokus hingga laga berakhir.

Menurutnya, target utama Mesir pada fase grup telah berhasil dicapai. Kini, seluruh perhatian akan diarahkan untuk menghadapi tantangan yang lebih berat di babak gugur.

Hassan juga mengingatkan bahwa perjalanan Mesir di Piala Dunia 2026 masih jauh dari selesai. Ia ingin timnya segera mengalihkan fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi Australia pada babak 32 besar yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 4 Juli 2026.

Jalannya Pertandingan

Mesir langsung mengejutkan Iran sejak awal laga. Baru lima menit pertandingan berjalan, Mahmoud Saber membawa timnya unggul setelah memanfaatkan kesalahan kiper Iran, Alireza Beiranvand. Kesalahan tersebut dimanfaatkan dengan baik sehingga Mesir memimpin 1-0.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun keunggulan itu hanya bertahan sembilan menit. Iran berhasil menyamakan skor pada menit ke-14 melalui Ramin Rezaeian. Gol tersebut membuat pertandingan kembali terbuka karena kedua tim sama-sama masih membutuhkan hasil positif.

Setelah skor kembali imbang, duel berlangsung dalam tempo tinggi. Mesir dan Iran silih berganti menciptakan peluang berbahaya sepanjang pertandingan.

Halaman Selanjutnya

Secara statistik, Mesir mencatatkan 15 percobaan ke arah gawang, sementara Iran membalas dengan 13 upaya. Intensitas pertandingan juga cukup tinggi dengan total 27 pelanggaran yang terjadi. Wasit mengeluarkan tiga kartu kuning untuk pemain Mesir dan empat kartu kuning bagi Iran.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |