Pria di Bekasi yang Diculik Komplotan Ngaku Polisi Mulai Pulih, Sempat Disekap-Lakban hingga Uang Rp13 Juta Raib!

3 weeks ago 8

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:22 WIB

Kabupaten Bekasi, VIVA – Misteri dugaan penculikan disertai pemerasan yang dialami seorang pria di Kabupaten Bekasi perlahan mulai terkuak. Setelah sempat ditemukan dalam kondisi lemah di dalam ambulans, korban kini dipastikan sudah pulih secara fisik.

Kapolsek Setu, Ajun Komisaris Polisi Usep Aramsyah memastikan kondisi korban berangsur membaik, meski proses penyelidikan masih terus berjalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Korban secara fisik sudah sehat," kata dia, Selasa, 31 Maret 2026.

Di balik pemulihan itu, polisi masih berpacu mengungkap fakta di lapangan. Pasalnya, hingga kini korban belum juga membuat laporan resmi ke kepolisian. Meski begitu, aparat tak tinggal diam dan tetap bergerak melakukan penelusuran.

"Kami sudah tindaklanjuti, jemput bola walau sampai saat ini korban belum membuat laporan secara resmi," kata dia.

Soal motif di balik aksi yang disebut-sebut melibatkan pelaku yang mengaku sebagai polisi, pihak kepolisian masih menunggu keterangan lebih lanjut dari korban.

"Jadi untuk motif dan alasan kejadian tersebut kami masih menunggu waktu dari korban untuk memberikan keterangannya," ujarnya.

Kasus ini sebelumnya menghebohkan publik setelah video korban beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria tergeletak lemah di dalam ambulans, memicu dugaan kuat adanya aksi kriminal serius.

Dari informasi yang beredar, pria berinisial AA itu diduga menjadi korban penculikan oleh empat orang pelaku yang mengaku sebagai polisi. Korban disebut dibawa paksa ke dalam mobil, bahkan sempat ditodong senjata.

Tak berhenti di situ, korban juga diduga mengalami kekerasan selama berada di dalam kendaraan, dengan mata ditutup menggunakan lakban. Uang tunai hingga Rp13 juta milik korban disebut dikuras, termasuk dana di dalam rekeningnya.

Setelah itu, korban dibuang di kawasan Grand Wisata, Kabupaten Bekasi, dalam kondisi lemah dan sesak napas. Ia kemudian ditemukan oleh petugas keamanan setempat sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari keterangan awal, korban didatangi para pelaku sebelum akhirnya dibawa masuk ke dalam kendaraan dan mengalami kekerasan hingga kehilangan uang.

Saat ini, polisi masih terus menyusun kepingan demi kepingan peristiwa untuk mengungkap pelaku di balik aksi tersebut. Pemeriksaan pun dilakukan secara bertahap mengingat kondisi psikologis korban yang masih trauma.

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK Dalami Motif Bupati Cilacap Siapkan THR untuk Forkopimda

KPK mendalami motif Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman menyiapkan tunjangan hari raya (THR) untuk forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda)

img_title

VIVA.co.id

18 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |