Puan Minta Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Diberi Penghargaan

5 hours ago 1

Rabu, 1 April 2026 - 06:02 WIB

Jakarta, VIVA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani mengatakan negara layak memberikan penghargaan kepada tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia dalam Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) yang gugur di Lebanon akibat serangan Israel.

Puan mendorong pemerintah dan TNI untuk memberikan penghormatan layak kepada para prajurit yang gugur, termasuk dengan memastikan hak-hak mereka sebagai pahlawan kemanusiaan dipenuhi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketiga putra terbaik Indonesia tersebut gugur saat menjalankan tugas mulia sebagai penjaga perdamaian dunia. Sudah selayaknya negara memberikan penghargaan sebaik-baiknya atas pengorbanan mereka," ucap Puan dalam keterangannya, dikutip Rabu, 1 April 2026.

"Atas nama DPR RI maupun pribadi, saya sampaikan dukacita mendalam atas gugurnya tiga anak bangsa yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan di Lebanon," sambungnya.

Menurut Puan, pengorbanan prajurit TNI di Lebanon mengingatkan bahwa posisi Indonesia di panggung internasional dibangun bukan hanya melalui pernyataan politik, melainkan juga melalui keberanian berdiri di garis depan ketika dunia menghadapi konflik.

Oleh karena itu, menurut Puan, penghormatan terbaik kepada prajurit yang gugur adalah dengan memastikan bahwa pengabdian mereka memperkuat kesadaran nasional dan internasional.

"Kesadaran bahwa perdamaian dunia bukan agenda yang jauh dari kepentingan Indonesia, melainkan bagian dari tanggung jawab yang selalu memiliki konsekuensi nyata," ujarnya.

Puan berharap kejadian ini dapat semakin meningkatkan kesadaran bagi semua pihak soal betapa pentingnya langkah dan upaya menciptakan perdamaian, terutama bagi pihak-pihak yang masih berseteru dan berada dalam konflik geopolitik berkepanjangan.

"Perang harus segera dihentikan. Sudah berapa banyak korban berjatuhan demi kekuasaan pihak-pihak tertentu. Perserikatan Bangsa-Bangsa harus berani bertindak tegas," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Brigjen Aulia Dwi Nasrullah mengungkapkan identitas kedua prajurit TNI yang gugur, yaitu Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan. Lalu, dua prajurit lainnya yang mengalami luka, yaitu Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto.

"Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik tinggi, dimana terjadinya ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya Prajurit TNI atas nama Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan serta dua lainnya mengalami luka yaitu Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto sudah dievakuasi dan dalam penanganan medis di Rumah Sakit St. George Beirut, Lebanon," kata dia dalam keterangannya, Selasa, 31 Maret 2026.

Halaman Selanjutnya

Aulia menjelaskan insiden tersebut terjadi pada saat Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve (SEMR) melaksanakan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU) dalam rangka tugas memberikan dukungan dari Mako Sektor Timur UNIFIL United Nations Post (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1. (Ant)

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |