Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pihaknya membuka kemungkinan untuk menaikkan pajak marketplace online pada akhir kuartal II-2026 mendatang.
Namun, Dia mengaku bahwa sampai saat ini rencana tersebut masih dikaji dan tidak akan diterapkan terburu-buru, karena juga harus mempertimbangkan kondisi daya beli masyarakat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Nanti setelah triwulan kedua berakhir, kita lihat daya beli masyarakat seperti apa. Kalau itu mengganggu (daya beli), akan kita hindari," kata Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 21 April 2026.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Dia menjelaskan, tujuan dari pengaturan terhadap marketplace online itu adalah supaya tercipta daya saing atau kompetisi yang sehat, utamanya bagi para pedagang di pasar tradisional.
"Supaya yang di pasar tradisional bisa bersaing," ujarnya.
Sebab, Purbaya mengaku bahwa saat berkunjung ke pasar tradisional, dirinya kerap menerima keluhan langsung dari para pedagang terkait kalah saingnya mereka dengan para pedagang online.
"Itu yang antara lain saya pikirkan utamanya, jadi bukan pemerintah mau dapat income saja," kata Purbaya.
"Karena orang-orang, kalau saya ke pasar, itu mereka bilang, "Pak, kami kalah sama online begini. Toko diatur lah, Pak." Ya jadi itu yang kita pikirin. Tujuannya itu," ujarnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, Purbaya kembali menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin nantinya kebijakan ini justru bakal mematikan sektor perdagangan digital, yang saat ini juga tengah berkembang pesat. Bahkan dia mengakui bahwa dirinya juga kerap berbelanja secara online.
"Supaya yang di pasar tradisional bisa hidup dan bersaing, tapi yang ini (marketplace) juga enggak mati, gitu. Karena gue juga beli (barang) online," ujarnya.
Murahnya BBM Subsidi RI Berpotensi Picu Ekspor Ilegal, Purbaya Ungkap Faktanya
Purbaya merespons kekhawatiran sejumlah pihaknya soal murahnya harga BBM subsidi di Tanah Air dibandingkan dengan harga global, bisa memicu terjadinya ekspor BBM ilegal.
VIVA.co.id
22 April 2026

3 days ago
3



























