Jakarta, VIVA – Ancaman serangan siber menjadi salah satu tantangan yang semakin diperhatikan pelaku industri layanan digital, termasuk sektor pembiayaan berbasis teknologi. Di tengah meningkatnya aktivitas transaksi online, keamanan sistem dan perlindungan data kini menjadi faktor penting yang mempengaruhi kepercayaan pengguna terhadap sebuah platform digital.
Selain risiko keamanan digital, industri keuangan digital juga menghadapi tekanan ekonomi yang mempengaruhi daya beli dan kondisi finansial masyarakat. Situasi tersebut membuat perusahaan layanan digital dituntut tidak hanya menghadirkan akses cepat, tetapi juga menjaga stabilitas dan keamanan sistem layanan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Salah satunya, PT Indodana Multi Finance atau Indodana Finance, yang menyebut pihaknya terus memperkuat sistem layanan untuk menjaga keamanan data dan kenyamanan transaksi pengguna. Perusahaan merupakan penyedia layanan Buy Now Pay Later (BNPL) yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Direktur Indodana Finance, Iwan Dewanto, mengatakan penguatan sistem menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan layanan keuangan digital. “Kami percaya bahwa standar sistem yang andal adalah fondasi utama dalam membangun ekosistem keuangan digital yang sehat dan berkelanjutan," ujarnya, sebagaimana dikutip dari siaran pers, Selasa, 26 Mei 2026.
Menurut perusahaan, kebutuhan terhadap layanan digital yang aman terus meningkat seiring tingginya penggunaan layanan pembiayaan online di masyarakat. Perlindungan data dan keandalan sistem menjadi perhatian utama di tengah maraknya ancaman kebocoran data dan serangan siber yang menyasar platform digital.
Di sisi lain, persaingan industri layanan digital juga semakin ketat. Perusahaan tidak lagi hanya bersaing melalui promo atau kemudahan akses, tetapi juga melalui kemampuan menjaga kredibilitas sistem dan membangun kepercayaan pengguna dalam jangka panjang.
Indodana Finance sendiri belum lama ini menerima penghargaan The Best Multifinance Company 2026 dalam ajang 15th Infobank-Isentia “Digital Brand Appreciation 2026”. Penghargaan tersebut merupakan bagian dari Indonesia Digital Forum 2026 yang diselenggarakan Infobank Media Group bersama iSentia Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
![]()
Penilaian dilakukan berdasarkan riset independen iSentia dengan mengukur performa merek digital dan sentimen publik di media sosial sepanjang tahun. Perusahaan menilai penguatan sistem layanan digital akan terus menjadi fokus di tengah perkembangan industri keuangan berbasis teknologi yang semakin pesat.
Halaman Selanjutnya
Selain mendukung kenyamanan transaksi, aspek keamanan juga dinilai menjadi salah satu faktor yang menentukan loyalitas pengguna terhadap layanan digital. "Apresiasi ini menjadi dorongan utama bagi kami untuk terus konsisten menghadirkan kemudahan solusi layanan pembiayaan yang nyaman dan aman untuk nasabah,” kata Iwan Dewanto.

2 hours ago
1















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3432220/original/050867700_1618724332-hush-naidoo-yo01Z-9HQAw-unsplash.jpg)
![[Kolom Pakar] Dokter Ray Wagiu Basrowi: Peran Ganda Ibu Pekerja di Indonesia](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/4PDT82S2e8pRy0jVWbBaEYUDJaA=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508439/original/026909700_1771575367-dokter_dan_peneliti_kedokteran_komunitas__Dr._dr._Ray_Wagiu_Basrowi__MKK__FRSPH_.jpeg)