Jakarta, VIVA – Pemerintah melalui Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Danantara terus mempercepat transformasi sektor pariwisata nasional. Salah satu langkah strategis yang kini dilakukan adalah menyatukan seluruh hotel milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke dalam pengelolaan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney.
Melalui proses konsolidasi tersebut, InJourney diproyeksikan akan mengelola sekitar 120 hotel, sekaligus menjadikannya sebagai operator hotel terbesar kedua di Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan penyatuan seluruh hotel BUMN menjadi langkah besar dalam meningkatkan daya saing aset-aset hospitality milik negara.
"Penyatuan seluruh hotel BUMN di bawah payung InJourney adalah lompatan besar dalam menata ulang dan memperkuat nilai aset hospitality kita agar lebih berdaya saing. Dengan proyeksi 120 hotel, InJourney akan menjadi operator hotel kedua terbesar di Indonesia," ujar Dony Oskaria.
Bagian dari Transformasi BUMN
Menurut Dony, integrasi hotel-hotel BUMN merupakan bagian dari transformasi besar yang tengah diorkestrasi Danantara di berbagai sektor usaha milik negara.
Transformasi tersebut tidak hanya berfokus pada penyatuan aset, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat struktur pengelolaan sehingga mampu menghasilkan nilai tambah yang lebih besar bagi industri parhotelan nasional.
Langkah konsolidasi itu diharapkan mampu menciptakan pengelolaan yang lebih efisien sekaligus meningkatkan daya saing portofolio bisnis hospitality BUMN.
Diawali Penandatanganan CSPA oleh 45 Hotel
Proses integrasi telah memasuki tahap awal melalui penandatanganan Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA) yang dilakukan oleh 45 hotel dari sejumlah BUMN pada Jumat, 26 Juni 2026.
Penandatanganan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyatuan aset hotel ke bawah pengelolaan InJourney.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dony menjelaskan momentum tersebut akan terus dilanjutkan dengan penambahan hotel lain yang akan bergabung dalam waktu dekat.
"Penandatanganan CSPA oleh 45 hotel ini merupakan bagian dari transformasi BUMN di sektor hospitality. Momentum positif ini akan terus kita jaga, dan kami memproyeksikan adanya penambahan penandatanganan dari beberapa hotel lainnya pada awal pekan depan. Ini adalah langkah konkret menuju optimalisasi nilai aset dan struktur manajemen yang lebih tangguh," katanya.
Halaman Selanjutnya
Dengan bertambahnya jumlah hotel yang bergabung, target pembentukan portofolio hotel BUMN di bawah satu pengelolaan akan semakin cepat terealisasi.

9 hours ago
2










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7178789/original/095628200_1779973255-1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8004128/original/059258800_1780843343-word_media_image4.jpg)

