Serbia Merapat ke Rusia, Ogah Manut Uni Eropa

3 weeks ago 8

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:28 WIB

Jakarta, VIVA - Presiden Rusia Vladimir Putin setuju memperpanjang kontrak pasokan gas alam dengan Serbia di tengah memburuknya krisis energi global akibat perang di Timur Tengah.

"Saya sudah bicara dengan Presiden Rusia. Kami sudah sepakat," ungkap Presiden Serbia Aleksandar Vucic, seperti dikutip dari situs Russia Today, Selasa, 31 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perang Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran telah menyebabkan harga gas alam dan minyak Bumi global meroket karena pengiriman melalui Selat Hormuz, jalur maritim penting, telah berkurang.

Serbia, yang secara historis memiliki hubungan dekat dengan Rusia, secara konsisten menolak tekanan Uni Eropa untuk bergabung dengan sanksi atau memutus hubungan energi dengan Moskow terkait konflik Ukraina.

Percakapan keduanya fokus pada "kemitraan strategis" antara kedua negara, terutama terkait pasokan energi, demikian konfirmasi Kremlin, Istana Kepresidenan Rusia.

Presiden Serbia dilaporkan menyampaikan rasa terima kasih atas kelanjutan "pengiriman gas yang stabil" dari Rusia.

Setelah panggilan telepon tersebut, Aleksandar Vucic mengatakan kepada media Serbia bahwa Vladimir Putin telah menyetujui perpanjangan kontrak gas selama tiga bulan yang seharusnya berakhir pada Selasa hari ini, 31 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beograd, ibu kota Serbia, mendapatkan persyaratan yang menguntungkan, dengan harga jauh lebih rendah daripada di sebagian besar Eropa.

Menurut Kremlin, Vladimir Putin dan Aleksandar Vucic juga bertukar pandangan tentang perang AS-Israel yang sedang berlangsung di Iran, konflik Ukraina, dan keamanan di Kosovo, serta negara tetangga Bosnia dan Herzegovina.

Ilustrasi Bendera Uni Eropa

Uni Eropa Perpanjang Sanksi Iran hingga April 2027 atas Dugaan Pelanggaran HAM

Langkah-langkah sanksi dari Uni Eropa tersebut termasuk larangan masuk dan pembekuan aset, serta larangan ekspor alat pengawasan telekomunikasi ke Iran.

img_title

VIVA.co.id

31 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |