Sertifikat Haji 1447 H Sudah Rilis! Begini Cara Mudah Unduh Dokumen dari HP Jemaah

1 hour ago 1

loading...

Jemaah haji Indonesia kini sudah bisa mendapatkan bukti autentik pelaksanaan rukun Islam kelima di Tanah Suci secara praktis dan modern. Foto: MCH 2026

MAKKAH - Jemaah haji Indonesia kini sudah bisa mendapatkan bukti autentik pelaksanaan rukun Islam kelima di Tanah Suci secara praktis dan modern. Pemerintah Arab Saudi secara resmi telah menerbitkan sertifikat haji digital musim 1447 Hijriah yang bisa diakses langsung oleh setiap individu jemaah.

Kemudahan layanan administrasi pasca-ibadah ini terintegrasi penuh melalui satu pintu pintar, yakni platform Kartu Nusuk. Jemaah yang telah merampungkan fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina kini tidak perlu lagi mengurus dokumen kertas secara manual.

Kartu Nusuk selama ini difungsikan murni sebagai identitas digital resmi sekaligus akses peribadatan utama di wilayah Makkah dan Madinah. Kini, fungsi kartu pintar tersebut diperluas menjadi gerbang utama untuk mengunduh dokumen legal penyelenggaraan ibadah haji.

Baca juga: Sempat Mundur 12 Jam Demi Istirahat Jemaah, Ratusan Bus Shalawat di Makkah Mengaspal Lagi

Otoritas pemegang kebijakan mendesain platform ini dengan sangat inklusif guna menjangkau kelancaran tamu Allah dari seluruh belahan dunia. Oleh karena itu, dokumen kenang-kenangan paling berharga ini sengaja disediakan dalam tujuh opsi bahasa yang berbeda.

Tata cara pengunduhan dokumen ini dirancang sangat ringkas sehingga dijamin sangat ramah bagi jemaah lintas usia. Langkah pertama yang mutlak dilakukan adalah memindai atau scan kode barcode yang tertera pada wujud fisik maupun aplikasi digital Kartu Nusuk.

Setelah halaman utama terbuka dengan sempurna di layar ponsel, jemaah disarankan untuk segera memilih menu bahasa di sudut kiri atas. Mengubah pengaturan menjadi Bahasa Inggris akan sangat memudahkan proses navigasi pada langkah-langkah selanjutnya.

Proses berlanjut dengan mengeklik opsi View Certificate pada menu utama yang telah tersedia di layar. Jemaah kemudian akan diarahkan untuk menekan tombol Certificate Language guna menyesuaikan bahasa dokumen legal yang diinginkan.

Tersedia beberapa pilihan bahasa resmi yang bisa digunakan, mulai dari Bahasa Arab, Inggris, Prancis, Turki, Urdu, Persia, hingga Bahasa Malaysia. Setelah merampungkan pemilihan bahasa, jemaah cukup menekan tombol Preview Certificate untuk melihat pratinjau tampilan visual dokumen.

Namun, bagi jemaah yang menginginkan dokumen dengan resolusi tinggi untuk dicetak dan dibingkai, sistem telah menyediakan tombol Download PDF. File sertifikat akan otomatis bermigrasi dan tersimpan ke dalam memori gawai pintar jemaah untuk dicetak kapan saja.

Fleksibilitas sistem online ini memungkinkan jemaah melakukan pengunduhan baik saat masih bersantai di pemondokan Arab Saudi maupun sekembalinya ke Tanah Air. Syarat utamanya hanyalah memastikan akses akun platform Nusuk milik jemaah yang bersangkutan tetap dalam kondisi aktif.

(rca)

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |