Jakarta, VIVA –Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menegaskan bahwa kolaborasi lintas negara menjadi kunci dalam mendorong percepatan transisi energi di Asia Tenggara. Salah satu yang saat ini sedang dikembangkan adalah bahan bakar hidrogen.
“PLN Indonesia Power terus berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi transisi energi melalui pengembangan teknologi bersih, termasuk hidrogen. Kolaborasi dengan mitra internasional seperti EVN merupakan langkah penting untuk mempercepat adopsi inovasi, meningkatkan kapabilitas, serta memperkuat peran Indonesia dalam ekosistem energi berkelanjutan di tingkat global,” ujar Bernadus dikutip dari keterangannya, Selasa, 7 April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam upaya pengembangan hidrogen, PLN Indonesia Power melalui Hydrogen Center Senayan menerima kunjungan delegasi Vietnam Electricity (EVN) dalam rangka kegiatan benchmarking sebagai bagian dari Exchange and Learning Program between EVN – PLN Indonesia and Its Subsidiaries dengan tema “Enhancing the Efficiency of Thermal Power Plants”. Kunjungan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi regional, khususnya dalam pengembangan inovasi energi dan peningkatan efisiensi pembangkit listrik di kawasan Asia Tenggara.
Acara ini dihadiri oleh Delegasi EVN antara lain Deputy Director Phu My Thermal Power Company EVNGENCO3 Mr. Le Vu Trung, Deputy Director Operation Services Center EVNGENCO3 Mr. Nguyen Xuan Hai, beserta tim. Sementara dari PLN Group turut hadir Vice President Pengembangan Bisnis Dekarbonisasi Dan Manajemen Energi PT PLN (Persero) Ricky Cahya Andrian, serta Manager Engineering PLN Indonesia Power UBP Priok Ary Rachmat.
Sejalan dengan hal tersebut, Vice President Pengembangan Bisnis Dekarbonisasi dan Manajemen Energi PT PLN (Persero), Ricky Cahya Andrian, menambahkan bahwa pengembangan hidrogen merupakan bagian penting dari strategi PLN dalam mendukung target dekarbonisasi sektor ketenagalistrikan.
“PLN terus mendorong pengembangan ekosistem hidrogen sebagai salah satu solusi energi masa depan yang bersih dan efisien, sekaligus membuka peluang kolaborasi global untuk mempercepat implementasinya di Indonesia,” ujar Ricky.
Pada tataran operasional, Manager Engineering PLN Indonesia Power UBP Priok, Ary Rachmat, menyampaikan bahwa kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar kedua perusahaan.
Halaman Selanjutnya
“Melalui benchmarking ini, kami berharap dapat memperkuat pertukaran pengetahuan dan pengalaman, sekaligus mendorong akselerasi implementasi teknologi hidrogen sebagai bagian dari transformasi pembangkit menuju sistem energi yang lebih efisien dan berkelanjutan,” ujar Ary.

4 hours ago
4











