Sosok Tiyo Ardianto Viral! Eks Ketua BEM UGM yang Masuk Lewat Jalur Paket C

4 days ago 2

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:06 WIB

Yogyakarta, VIVA – Nama Tiyo Ardianto kembali menjadi perhatian publik setelah dirinya mengunggah video yang mengaku menemukan alat pelacak yang diduga ditempelkan pada mobil yang digunakannya. Peristiwa tersebut langsung memicu perbincangan luas di media sosial, sekaligus membuat banyak orang penasaran dengan sosok mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut.

Dalam video yang beredar, Tiyo menceritakan kronologi dugaan pemasangan alat pelacak yang dialaminya saat melakukan perjalanan dari Kudus menuju Semarang pada pertengahan Juni 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kronologinya begini, saya berangkat dari Kudus pada pukul 14.00, hari Jumat tanggal 12 Juni 2026. Saya berangkat dari Kudus ke Semarang," ucap Tiyo, dikutip Rabu 17 Juni 2026.

Ia menjelaskan sempat berhenti untuk makan sebelum akhirnya tiba di Hotel Cordova Tembalang sekitar pukul 19.00 WIB. Keesokan harinya, Tiyo menghadiri sebuah diskusi di Balai Penjamin Mutu Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Semarang.

Di lokasi tersebut, ia mengaku merasa diawasi oleh sejumlah orang yang tidak dikenalnya.

"Di sana saya sudah mendapati ada beberapa orang tidak dikenal yang menguntit dan kemudian memfoto saya secara jelas apa yang saya lakukan, termasuk ketika saya jalan," jelasnya.

Setelah kegiatan selesai sekitar pukul 12.30 WIB, Tiyo melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta untuk mengikuti aksi mahasiswa di kawasan Gejayan. Dalam perjalanan itu, ponselnya beberapa kali mengeluarkan notifikasi yang awalnya ia abaikan karena masih menyetir.

Usai kegiatan demonstrasi, notifikasi serupa kembali muncul pada malam harinya. Saat memeriksa kendaraannya, Tiyo mengaku menemukan sebuah perangkat berbentuk kotak yang memiliki magnet dan menempel di bagian belakang mobil.

"Notifikasi itu muncul kembali dan segera saya cek. Saya temukan alat kotak yang punya magnet ditempel di bagian belakang bodinya," tutur Tiyo.

Perangkat tersebut kemudian dilepas dan direndam di dalam air setelah ia berkonsultasi dengan beberapa orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu saya ambil lalu setelah saya konsultasikan ke beberapa orang harus direndam di air, saya rendam di air semalaman," ucapnya.

Namun keesokan harinya, notifikasi di ponselnya masih terus muncul meski alat pertama telah dilepas. Setelah menelusuri kembali kendaraan yang digunakannya, Tiyo mengaku menemukan alat pelacak lain yang terpasang di bagian ban belakang mobil.

Halaman Selanjutnya

Sosok Tiyo Ardianto dan Perjalanan Pendidikannya

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |