Banyak yang Belum Sadar, AI Kini Sudah Menjalankan Tugas yang Dulu Hanya Bisa Dilakukan Manusia

8 hours ago 2

Senin, 22 Juni 2026 - 00:46 WIB

Jakarta, VIVA – Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) berkembang jauh lebih cepat dibandingkan perkiraan banyak orang. Jika beberapa tahun lalu AI hanya mampu menjawab pertanyaan sederhana, kini teknologi tersebut telah dipercaya menjalankan berbagai tugas yang sebelumnya hanya bisa dilakukan manusia, mulai dari menulis kode program, menganalisis dokumen hukum, membantu diagnosis medis, hingga menghasilkan konten kreatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, para ahli menekankan bahwa AI saat ini lebih banyak mengotomatisasi tugas (tasks) daripada benar-benar menggantikan seluruh pekerjaan (jobs). Artinya, manusia tetap memegang peran penting dalam pengambilan keputusan, kreativitas, dan tanggung jawab akhir.

Berikut VIVA rangkum Senin, 22 Juni 2026, profesi yang telah digantikan oleh AI yang dulu hanya bisa dilakukan manusia

1. Menulis dan Memeriksa Kode Program

Salah satu bidang yang paling cepat berubah adalah pengembangan perangkat lunak.

Kini, AI mampu membantu programmer menulis kode, menemukan bug, memberikan saran perbaikan, hingga membuat fungsi baru hanya berdasarkan instruksi dalam bahasa sehari-hari.

Teknologi ini mempercepat proses pengembangan aplikasi dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan rutin, sehingga pengembang dapat lebih fokus pada desain sistem dan pemecahan masalah yang kompleks.

2. Membantu Dokter Menganalisis Data Medis

AI juga semakin sering digunakan di sektor kesehatan.

Berbagai sistem berbasis AI mampu membantu tenaga medis membaca hasil pencitraan seperti CT Scan dan MRI, mengenali pola penyakit, hingga menyusun ringkasan rekam medis dengan lebih cepat.

Namun, diagnosis akhir dan keputusan terapi tetap berada di tangan dokter, karena faktor pengalaman klinis dan kondisi pasien tidak sepenuhnya dapat digantikan mesin.

3. Menganalisis Dokumen Hukum

Tugas yang sebelumnya membutuhkan waktu berjam-jam kini dapat dipercepat oleh AI.

Perusahaan hukum mulai memanfaatkan AI untuk menelusuri ribuan halaman kontrak, menemukan klausul penting, membandingkan dokumen, hingga menyusun draf awal perjanjian.

Pekerjaan yang bersifat repetitif menjadi jauh lebih efisien, sementara pengacara tetap bertanggung jawab atas interpretasi hukum dan strategi kasus.

4. Melayani Pelanggan Selama 24 Jam

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Chatbot berbasis AI kini telah berkembang pesat.

Berbeda dengan chatbot generasi lama yang hanya menjawab berdasarkan kata kunci, AI modern mampu memahami konteks percakapan, menjawab pertanyaan pelanggan, membantu proses pemesanan, hingga menangani keluhan sederhana tanpa campur tangan manusia.

Halaman Selanjutnya

Hal ini membuat layanan pelanggan menjadi lebih cepat sekaligus tersedia sepanjang waktu.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |