Menlu Pakistan: Hubungan AS dan Iran Alami Kemajuan Besar

4 hours ago 1

Senin, 22 Juni 2026 - 05:00 WIB

VIVA – Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar, mengatakan bahwa hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran telah mengalami kemajuan "besar."

Dalam sebuah wawancara dengan Al Arabiya selama kunjungannya ke Kairo dikutip Senin, 22 Juni 2026, Dar menyatakan "keyakinannya" bahwa kedua pihak pada akhirnya akan mencapai kesepakatan akhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menambahkan bahwa fase perundingan Washington dan Teheran selanjutnya akan "lebih sulit."

Dar mengatakan bahwa telah disepakati untuk mengurangi tingkat pengayaan persediaan nuklir Iran dan bahwa kedua pihak mencapai kesimpulan bahwa diplomasi adalah solusinya.

Dia juga menyatakan bahwa tidak akan ada biaya transit yang dikenakan di Selat Hormuz selama periode 60 hari, seraya menambahkan bahwa tidak akan ada biaya untuk "transit" atau "layanan."

Dar lebih lanjut mengatakan bahwa tiga tim teknis saat ini berada di Swiss untuk membahas masalah nuklir, aset Iran yang dibekukan, dan situasi di Lebanon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Delegasi AS dan Iran berada di Swiss untuk melakukan pembicaraan, menyusul penandatanganan nota kesepahaman pada Rabu, 17 Juni 2026 untuk mengakhiri konflik berbulan-bulan di Timur Tengah dan membuka kembali Selat Hormuz.

Pembicaraan di Burgenstock itu dipimpin oleh Wakil Presiden AS JD Vance dan Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf serta Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dari pihak Iran, di bawah mediasi Pakistan. (Ant)

Institut Penelitian Laser dan Plasma Universitas Shahid Beheshti Teheran Iran hancur imbas serangan Israel

Iran Bahas Gencatan Senjata Lebanon hingga Minyak di Swiss

Teheran bertekad untuk memantau secara cermat pelaksanaan komitmen yang dibuat oleh Amerika Serikat (AS) berdasarkan nota kesepahaman (MoU) tentang pengakhiran perang.

img_title

VIVA.co.id

21 Juni 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |