Terancam Sanksi, Fadly Alberto: Cita-cita Sebagai Pesepakbola Tetap Saya Kejar

6 days ago 3

Sabtu, 25 April 2026 - 15:02 WIB

VIVA – Winger Bhayangkara FC U-20, Fadly Alberto Hengga, menyatakan bakal terus mengejar cita-citanya sebagai pesepakbola profesional meski terancam sanksi dari Komite Disiplin PSSI

Pernyataan itu disampaikan Fadly usai mediasi antara Bhayangkara FC U-20 dengan Dewa United U-20 di Dewa United Arena, Pagedangan, Banten, Rabu 22 April 2026, 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mediasi tersebut dilakukan kedua klub buntut kericuhan di laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 Super League U-20 2025/2026 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu 19 April 2026.

Fadly menjadi sorotan setelah melakukan tendangan kungfu ke pemain Dewa United U-20, Rakha Nurkholis. Insiden tersebut membuatnya kini menunggu keputusan sanksi dari Komdis PSSI.

Meski demikian, pemain berusia 17 tahun itu menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak akan menghentikan langkahnya dalam meniti karier di sepak bola. Ia menganggap kejadian itu sebagai pelajaran berharga dalam perjalanan profesionalnya.

“Tentunya yang terjadi sekarang menjadi pengalaman berharga buat saya, karena ini juga enggak pernah saya pikirkan bisa sampai begini,” ujar Fadly.

Ia menambahkan, tekadnya untuk menjadi pesepakbola profesional tetap kuat meski harus menghadapi berbagai rintangan. 

“Kalau untuk cita-cita saya sebagai pemain sepakbola tetap saya terus kejar meskipun banyak rintangan seperti sekarang,” lanjutnya.

Fadly juga menyampaikan komitmennya untuk memperbaiki diri dengan bekerja lebih keras dalam latihan dan bersikap lebih dewasa ke depan. Menurutnya, situasi yang dihadapi saat ini merupakan bagian dari ujian dalam kariernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menunggu sanksi, Fadly juga harus menerima pencoretan dari skuad Timnas Indonesia U-20. Kondisi tersebut menjadi konsekuensi dari insiden yang terjadi dalam kompetisi EPA U-20.

Sebelumnya, Fadly dan Rakha Nurkholis sepakat saling memaafkan setelah insiden tersebut. Namun, keputusan resmi terkait hukuman tetap berada di tangan Komdis PSSI.

Pelatih Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto

Respons Kurniawan Dwi Yulianto soal Tendangan Kungfu Fadly Alberto di EPA U-20

Kurniawan Dwi Yulianto menanggapi insiden tendangan kungfu di EPA U-20 dan menegaskan pentingnya disiplin, adab, serta fair play di sepak bola usia muda.

img_title

VIVA.co.id

24 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |