Kabupaten Bekasi, VIVA – Misteri di balik kasus mutilasi tragis terhadap Abdul Hamid (39), pegawai ruko ayam goreng di kawasan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, akhirnya terkuak.
Fakta mengejutkan terungkap, korban dibunuh karena menolak diajak mencuri oleh rekan kerjanya sendiri. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap, dua pelaku berinisial S (27) dan DS alias ANS (24) nekat menghabisi nyawa korban lantaran sakit hati setelah ajakan berbuat kejahatan ditolak mentah-mentah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Mereka sama-sama karyawan di sana. Kemudian yang satu, yang korban itu diajak untuk melakukan kejahatan tapi menolak. Sehingga yang dua orang membunuh si korban tersebut,” tutur Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Iman Imanuddin, Selasa, 31 Maret 2026.
Awalnya, kedua pelaku berencana mencuri mobil milik bos tempat mereka bekerja, ES (32). Namun, rencana itu urung dilakukan karena sistem keamanan di lokasi dinilai cukup ketat.
Tak kehabisan akal, target kejahatan pun bergeser. Para pelaku kemudian berniat mencuri sepeda motor milik bosnya. Namun lagi-lagi, Abdul Hamid menolak terlibat.
“Rencananya awalnya mobil, bergeser ke motor. Namun tetap si korban tetap tidak mau mengikuti kemauan para tersangka. Akhirnya si tersangka membunuh korban tersebut,” kata dia.
Penolakan itulah yang memicu emosi pelaku hingga berujung aksi pembunuhan sadis disertai mutilasi. Kasus ini mulai menemui titik terang setelah kedua pelaku berhasil ditangkap di wilayah Majalengka, Jawa Barat.
Dari hasil pemeriksaan, polisi juga mengungkap lokasi pembuangan potongan tubuh korban. Potongan jasad Abdul Hamid diketahui dibuang di kawasan Cariu, Bogor, Jawa Barat. Kini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebelumnya, warga perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan mayat dalam freezer di sebuah kios ayam geprek yang berlokasi di Blok D33 pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Korban yang akrab disapa Pak Bedul itu merupakan pegawai di kios makanan tersebut. Namun, penyebab kematian pria yang diperkirakan berusia 45 tahun itu belum diketahui, mengingat aparat kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut.
Pelaku Mutilasi Pegawai Ayam Goreng di Bekasi Masih Diperiksa, Polisi Bongkar Peran Keduanya
Pemeriksaan intensif masih dilakukan pada dua pelaku berinisial DS alias A dan S yang melakukan pembunuhan disertai mutilasi terhadap Abdul Hamid di Bekasi.
VIVA.co.id
30 Maret 2026

3 weeks ago
8



























