Jakarta, VIVA – Platform game populer Roblox akhirnya menyatakan patuh penuh terhadap aturan PP Tunas yang diterapkan pemerintah Indonesia. Kepatuhan ini diumumkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid setelah melalui proses diskusi panjang antara pemerintah dan pihak Roblox.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Langkah tersebut membuat Roblox menjadi salah satu platform digital global yang kini mengikuti regulasi perlindungan anak di ruang digital Indonesia. Pemerintah menilai kebijakan baru ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya aturan pembatasan usia tidak hanya berlaku di media sosial, tetapi juga pada platform gim daring.
Dalam aturan terbaru, Roblox akan menerapkan verifikasi usia menggunakan teknologi facial recognition atau pengenalan wajah. Verifikasi ini nantinya digunakan untuk menentukan jenis gim dan fitur apa saja yang bisa diakses pengguna berdasarkan kelompok umur mereka.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menjelaskan bahwa pengguna anak akan mendapatkan perlindungan khusus, termasuk pembatasan komunikasi dengan pengguna yang tidak dikenal. Bahkan, fitur chat akan otomatis dimatikan bagi pengguna di bawah usia tertentu maupun akun yang tidak melakukan verifikasi usia.
"Jadi kami apresiasi Roblox yang sudah menyampaikan komitmen kepatuhan, di mana Roblox sudah memulai untuk melakukan age verification atau verifikasi usia terhadap seluruh user-nya," kata Meutya, dikutip VIVA dari Antara Jum'at, 1 Mei 2026.
Roblox juga menyiapkan dua jenis akun khusus untuk pengguna muda di Indonesia. Akun “Roblox Kids” ditujukan bagi anak di bawah 13 tahun dengan seluruh fitur komunikasi dinonaktifkan. Sementara pengguna usia 13 hingga 15 tahun akan masuk kategori “Roblox Select”, di mana komunikasi hanya bisa dilakukan dengan orang yang sudah dikenal.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tak hanya soal keamanan komunikasi, Roblox juga menghadirkan fitur pengaturan waktu bermain atau screen time yang bisa dikendalikan orang tua. Fitur ini diharapkan membantu mengurangi risiko kecanduan gim pada anak-anak.
Menurut data yang disampaikan pemerintah, Roblox memiliki sekitar 45 juta pengguna di Indonesia dan sekitar 23 juta di antaranya merupakan anak-anak. Karena itulah pemerintah menganggap penerapan PP Tunas di platform gim menjadi langkah penting untuk memperkuat perlindungan anak di ruang digital.
Halaman Selanjutnya
Meutya juga menegaskan bahwa aturan ini nantinya tidak hanya berlaku untuk Roblox saja. Pemerintah meminta seluruh pengembang gim dan platform digital yang beroperasi di Indonesia mengikuti standar perlindungan anak yang sama agar tidak terjadi perpindahan pengguna anak ke platform lain yang belum aman.

20 hours ago
1



























