WWF Indonesia Sambut Penambahan 70 Ribu Forest Ranger Oleh Menhut, Dinilai Perkuat Perlindungan Hutan

5 days ago 14

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:24 WIB

Jakarta, VIVA – Langkah Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memperkuat pengawasan kawasan hutan melalui penambahan petugas lapangan kehutanan (forest ranger) mendapat dukungan dari kalangan pegiat konservasi.

WWF Indonesia menilai kebijakan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat perlindungan kawasan hutan sekaligus menjaga habitat satwa liar di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua WWF Indonesia, Aditya Bayunanda, mengatakan penambahan forest ranger yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan dijalankan pada masa kepemimpinan Raja Juli Antoni merupakan langkah yang telah lama dinantikan oleh komunitas konservasi.

"WWF-Indonesia menyambut baik penambahan petugas lapangan kehutanan (forest ranger) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dan dilakukan pada era kepemimpinan Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni. Penambahan forest ranger ini sudah sangat ditunggu-tunggu bagi kami yang bergerak di bidang konservasi alam, karena sebelumnya ranger sangat kurang, sehingga kawasan-kawasan yang memiliki nilai kehati tinggi rawan terhadap perambahan, illegal logging, dan perburuan. Contohnya di Aceh, kawasan hutan sekitar 3,5 juta hektar hanya diawasi oleh 32 petugas penjaga hutan, angka ini sangat tidak rasional, satu orang ranger idealnya mengawasi paling tinggi 1.000 hektar," katanya kepada wartawan, Jumat, 10 Juli 2026.

Menurut Aditya, rencana penambahan jumlah petugas lapangan hingga mencapai 70 ribu personel menjadi harapan baru bagi upaya menjaga sekitar 125 juta hektare kawasan hutan Indonesia yang menjadi habitat berbagai satwa endemik.

Namun, ia mengingatkan bahwa peningkatan jumlah personel harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, dukungan peralatan, kesejahteraan, hingga jaminan keselamatan kerja agar pengawasan kawasan hutan berjalan optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penambahan menjadi 70.000 personel ini menjadi harapan bagi Indonesia untuk menjaga 125 juta kawasan hutan di Indonesia, sekaligus menyelamatkan satwa endemik Indonesia yang ada di dalamnya. Namun demikian, aspek kualitas (mental model, skill, dll), sumber daya operasionalnya (peralatan, perlengkapan, sarana mobilitas, teknologi, dll), kesejahteraan dan jaminan keselamatan kerja juga harus ditingkatkan seiring peningkatan jumlahnya. Sehingga dapat menjaga hutan secara optimal,” ujar dia.

Selain itu, WWF Indonesia juga menyatakan dukungan terhadap langkah Kementerian Kehutanan yang memulai penguatan petugas lapangan di 13 taman nasional sebagai proyek percontohan inovasi pembiayaan pengelolaan taman nasional.

Halaman Selanjutnya

Menurut Aditya, program tersebut dapat menjadi salah satu langkah cepat (quick win) dalam memperkuat sistem pengelolaan kawasan konservasi di Indonesia.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |