6 Bank Sentral Dunia Paling Agresif Jual Cadangan Emas di 2026, Rusia Nomor 1!

1 week ago 6

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:03 WIB

Jakarta, VIVA - Ketidakpastian geopolitik dan tekanan ekonomi mendorong sejumlah negara mengatur ulang devisa guna menghindari krisis, salah satunya melepas cadangan emas. Bank sentral Rusia tercatat sebagai negara paling agresif menjual emas disusul Turki yang melakukan langkah serupa.

Fenomena ini dipicu beberapa faktor utama hingga akhirnya sebuah negara memutuskan untuk menjual cadangan emas. Tekanan fiskal, misalnya, membuat pemerintah membutuhkan likuiditas tambahan dan emas menjadi opsi cepat untuk menutup kebutuhan pembiayaan negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penjualan emas juga dilakukan sebagai bagian dari kebijakan domestik untuk menjaga stabilitas ekonomi. Langkah ini menunjukkan bahwa emas tidak hanya berfungsi sebagai aset lindung nilai, tetapi juga instrumen kebijakan ekonomi yang fleksibel, tergantung kebutuhan masing-masing negara.

Berdasarkan data terbaru World Gold Council yang dirilis Visual Capitalist, inilah enam bank sentral di dunia yang paling banyak menjual cadangan emas sepanjang 2026.

1. Rusia

Bank sentral Rusia menjadi negara yang menjual emas paling banyak tahun ini. Langkah ini dipicu tekanan fiskal akibat belanja perang dan sanksi ekonomi Barat. 

Selain itu, pembekuan sekitar US$300 miliar aset bank sentral Rusia pada 2022 menjadi titik balik dalam strategi pengelolaan cadangan devisa global. Rusia dilaporkan menjual sekitar Rp 15,6 ton emas guna  menambah likuiditas negara di tengah tekanan ekonomi.

2. Turki 

Posisi kedua diduduki oleh Turki yang melego cadangan emas setengah porsi Rusia, atau sekitar 8,1 ton. Pemerintah Turki melepas cadangan emas sebagai bagian dari kebijakan stabilisasi ekonomi domestik.

Turki menjual cadangan emas sebagai upaya menjaga nilai tukar lira. Selain itu, pemerintah negara ini juga bermaksud mengendalikan tingginya permintaan emas di dalam negeri.

3. Bulgaria

Bulgaria ikut menjual emas dalam jumlah signifikan sebanyak 1,9 ton. Langkah ini diduga terkait kebutuhan penyesuaian cadangan dan stabilitas fiskal.

4. Kyrgyzstan

Negara Asia Tengah ini tercatat mengurangi cadangan emasnya sebanyak 1,1 ton. Alasan Kyrgyzstan melepas cadangan emas disinyalir untuk kebutuhan likuiditas dan penyeimbangan portofolio devisa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5. Belarus

Belarus masuk daftar negara dengan penjual emas terbanyak sepanjang tahun ini, yakni 0,1 ton atau setara 100 kg. Langkah ini mencerminkan tekanan ekonomi yang juga dirasakan negara tersebut.

Halaman Selanjutnya

6. Meksiko

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |