loading...
Kreator Konten Novita Sari.
JAKARTA - Di era digital, konten review produk menjadi salah satu jenis konten yang paling banyak diminati di media sosial. Tak hanya membantu konsumen mengenal sebuah produk, konten review yang dikemas secara menarik juga mampu membuka peluang kerja sama dengan berbagai brand hingga menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.
Hal tersebut dibuktikan oleh Novita Sari, kreator konten asal Sampang, Jawa Timur, yang sukses membangun karier di media sosial. Pemilik akun TikTok @novitasari.parma dengan 11,5 juta pengikut itu memulai perjalanan sebagai kreator hanya karena iseng mengikuti tren TikTok pada awal 2020. Berkat konsistensi dan kemampuannya beradaptasi, Novita kini dikenal sebagai kreator konten lifestyle dan review produk, dipercaya berbagai brand, memperoleh penghasilan dari endorsement, hingga memiliki produk miliknya sendiri.
Menurut Novita, kemampuan membuat review produk yang menarik bukanlah bakat yang dimiliki sejak lahir. Semua bisa dipelajari selama seseorang mau terus berlatih, berani mencoba, dan tidak takut melakukan kesalahan.
“Awalnya saya juga tidak langsung bisa. Semua butuh proses, mulai dari belajar berbicara di depan kamera, memahami produk, sampai menemukan cara menyampaikan review yang nyaman untuk diri sendiri dan enak ditonton,” ujar Novita.
Baca Juga : 10 Tips Bikin Video Review Tembus Jutaan Penonton ala Konten Kreator Riandi Lamusu
Bagi Anda yang ingin mengikuti jejaknya sebagai kontent kreator, berikut tujuh tips meningkatkan skill review produk agar tampil lebih percaya diri di depan kamera.
1. Kenali Produk Secara Mendalam Sebelum Menyalakan Kamera
Kesalahan yang paling sering dilakukan kreator pemula adalah langsung merekam video tanpa benar-benar mengenal produk yang akan diulas. Akibatnya, penyampaian menjadi kaku, sering berhenti di tengah kalimat, bahkan terlihat seperti membaca teks.
Novita menyarankan agar setiap kreator mencoba produk tersebut terlebih dahulu sebelum membuat review. Rasakan manfaatnya, pahami cara penggunaannya, cari tahu kelebihan serta kekurangannya, lalu pikirkan siapa target pengguna yang cocok.
Dengan memahami produk secara menyeluruh, Anda tidak perlu menghafal naskah. Penjelasan akan mengalir dengan sendirinya karena berasal dari pengalaman nyata.
“Kalau kita benar-benar sudah mencoba produknya, saat menjelaskan juga akan lebih percaya diri. Penonton bisa merasakan kalau review yang kita buat memang jujur, bukan sekadar membaca informasi,” kata Novita.
2. Latih Cara Berbicara Seolah Sedang Mengobrol dengan Teman
Banyak orang sebenarnya memahami produk yang sedang dibahas, tetapi kehilangan rasa percaya diri ketika kamera mulai merekam. Mereka merasa sedang ditonton ribuan orang sehingga suara menjadi pelan, ekspresi kaku, dan akhirnya tidak tampil maksimal.
Menurut Novita, cara paling efektif mengatasi rasa gugup adalah menganggap kamera sebagai teman sendiri. Bayangkan sedang menceritakan pengalaman menggunakan produk kepada sahabat, bukan sedang melakukan presentasi.































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8004128/original/059258800_1780843343-word_media_image4.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)