Jaakarta, VIVA – Ahmad Dhani kembali menjadi sorotan publik setelah memberikan pesan khusus untuk putrinya, Shafeea Ahmad, yang belakangan ramai dihujat netizen di media sosial. Di tengah tekanan dan komentar negatif yang terus bermunculan, Dhani mencoba menguatkan mental sang putri lewat pesan pribadi yang ia kirim melalui WhatsApp.
Nama Shafeea Ahmad beberapa waktu terakhir ikut terseret dalam polemik keluarga yang ramai diperbincangkan publik. Putri Ahmad Dhani itu menjadi sasaran komentar netizen setelah muncul video dirinya menangis sambil dipeluk sang ayah. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Video tersebut diunggah sendiri oleh Ahmad Dhani dan langsung memicu berbagai reaksi. Dalam narasinya, Dhani mengaitkan tangisan Shafeea dengan ucapan mantan istrinya, Maia Estianty, saat acara siraman El Rumi.
Situasi itu membuat Shafeea ikut menjadi bahan perbincangan di media sosial. Tak sedikit netizen yang memberikan komentar pedas hingga membuat publik khawatir dengan kondisi mental remaja tersebut.
Melihat putrinya menjadi sasaran hujatan, Ahmad Dhani pun berusaha memberikan dukungan secara langsung. Ia mengaku sengaja mengirimkan pesan lewat WhatsApp agar nasihat tersebut bisa terus dibaca dan diingat oleh Shafeea kapan pun dibutuhkan.
“Kamu tahu Ayah barusan jumpa pers, semua kebenaran untuk yang IQ-nya di atas 90. Kamu nggak usah peduli sama yang dungu. What doesn’t kill you make you stronger,” kata Ahmad Dhani saat konferensi pers yang dikutip dari YouTube pada Kamis, 7 Mei 2026.
Tak hanya itu, Dhani juga menjelaskan alasan dirinya memilih mengirim pesan tertulis dibanding menyampaikannya secara langsung.
“Kenapa di WA? Karena diingat terus, kalo ngomong lupa,” katanya lagi.
Musisi sekaligus anggota DPR itu juga mencoba membangun mental putrinya agar tidak mudah runtuh oleh komentar publik. Menurut Dhani, pengalaman menghadapi kritik dan serangan publik selama bertahun-tahun membuat dirinya belajar menjadi lebih kuat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Iya dong sesuatu yang tidak bisa membunuhmu membuatmu lebih kuat,” tambahnya.
Dhani bahkan menyinggung bahwa dirinya sudah lama menghadapi penilaian negatif dari publik sejak puluhan tahun lalu. Namun, ia merasa semua itu justru membuatnya semakin tahan menghadapi tekanan.
Halaman Selanjutnya
“Seperti kita semua tau lah sejak 20 tahun lalu kan karakter saya dibunuh terus kan dan saya nggak mati-mati akhirnya menjadi saya lebih kuat,” tandasnya.

1 week ago
5











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)