Amazon Mulai Pangkas Pekerja di Singapura, Ratusan Karyawan Jadi Korban

1 day ago 4

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:25 WIB

Jakarta, VIVA Amazon kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) di tengah perubahan strategi bisnis perusahaan. Kali ini, langkah tersebut terjadi di Singapura usai perusahaan memutuskan mengalihkan fokus dari layanan grocery lokal ke pengiriman produk internasional.

Amazon mengungkap, sejumlah kecil posisi akan terdampak PHK. Meski tidak menyebut angka pasti, jumlah pekerja yang terkena PHK diperkirakan kurang dari 10 persen dari total sekitar 2.500 karyawan Amazon di Singapura.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perusahaan mengatakan sebagian pekerja terdampak akan ditawarkan relokasi ke posisi baru di dalam perusahaan. Sementara karyawan yang tidak mendapat posisi baru atau memilih keluar akan memperoleh pesangon serta bantuan transisi karier.

Langkah ini sendiri menandai perubahan arah bisnis Amazon.sg yang pertama kali diluncurkan pada 2019. Saat itu, Amazon menghadirkan platform lokal khusus Singapura dengan mata uang lokal, promo khusus, hingga keuntungan membership Prime.

Selain menjual produk internasional, Amazon.sg juga menyediakan produk lokal melalui layanan grocery Amazon Fresh dan mitra pengiriman bahan makanan. Namun seiring waktu, perusahaan melihat perubahan perilaku konsumen. 

Pelanggan dinilai kini lebih tertarik membeli produk dari toko internasional Amazon di Amerika Serikat, Jepang, dan Jerman dibanding layanan grocery lokal.

“Kami melihat permintaan yang kuat untuk produk dari toko internasional, dan kami merespons dengan meningkatkan investasi pada hal yang paling diinginkan pelanggan, yakni pilihan produk global dengan harga menarik serta pengiriman cepat dan andal,” kata Country Manager Amazon Singapura, Peter Li, sebagaimana dikutip dari The Straits Times, Selasa, 12 Mei 2026.

Amazon juga mengatakan pihaknya sedang membantu vendor dan penjual lokal agar tetap bisa melayani pelanggan selama masa transisi bisnis berlangsung.

Meski melakukan pengurangan tenaga kerja, perusahaan menegaskan tetap berkomitmen berinvestasi di Singapura, termasuk pada sektor retail, hiburan, perangkat elektronik, dan layanan cloud.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PHK ini turut mendapat perhatian serikat pekerja di Singapura. Sekretaris Jenderal Singapore Manual and Mercantile Workers’ Union, Andy Lim, mengatakan pihaknya memahami Amazon sedang menyederhanakan operasional sesuai kebutuhan pasar.

Menurut dia, langkah tersebut akan berdampak pada pekerja operasional maupun staf pendukung. Serikat pekerja mengaku baru menerima pemberitahuan PHK sehari sebelum pengumuman resmi dilakukan. 

Halaman Selanjutnya

Andy Lim menilai perusahaan seharusnya memberikan waktu lebih panjang agar serikat pekerja bisa memberi dukungan lebih optimal kepada pekerja terdampak.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |