VIVA – Apple kembali melonggarkan ekosistemnya. Perusahaan asal Amerika Serikat tersebut akan mengizinkan pengguna iPhone mengunduh dan membeli aplikasi serta layanan digital di luar App Store resmi milik Apple. Tapi, ini khusus untuk pasar Brasil.
Langkah ini diambil setelah Apple mencapai kesepakatan dengan Administrative Council for Economic Defense (CADE), lembaga pengawas persaingan usaha di Brasil, seperti dilansir dari GSMArena. Sebelumnya, CADE tengah menyelidiki dugaan praktik antipersaingan Apple terkait pembatasan distribusi aplikasi dan sistem pembayaran di iOS.
iPhone 16 dan iPhone 16 Plus.
Setelah melalui proses panjang, CADE akhirnya menyetujui solusi atau komitmen yang diajukan Apple. Dalam kesepakatan tersebut, Apple diberi waktu 105 hari untuk menerapkan perubahan pada sistem iOS di Brasil, khususnya terkait cara pengguna mengunduh aplikasi dan melakukan pembayaran layanan digital.
Perubahan ini menandai langkah besar bagi pengguna iPhone di Brasil. Ke depannya, mereka tidak lagi sepenuhnya bergantung pada App Store. Apple akan mengizinkan pengembang aplikasi menggunakan sistem pembayaran di luar App Store, serta membuka peluang hadirnya toko aplikasi pihak ketiga di perangkat iPhone.
Kesepakatan ini bersifat mengikat dan akan berlaku selama tiga tahun. Artinya, dalam periode tersebut Apple wajib mematuhi aturan yang telah disepakati dan tidak bisa kembali membatasi pengembang maupun pengguna seperti sebelumnya.
Kasus di Brasil sebenarnya mengikuti jejak Uni Eropa. UE menjadi wilayah pertama yang berhasil memaksa Apple membuka “sistem Apple yang sangat tertutup” melalui berbagai regulasi persaingan digital. Setelah melihat pendekatan ini dinilai efektif, sejumlah negara lain mulai mengambil langkah serupa secara mandiri, termasuk Brasil.
Penyelidikan di Brasil sendiri sudah berlangsung sejak Desember 2022, sehingga kesepakatan ini baru tercapai setelah melalui proses yang cukup panjang. Hal ini menunjukkan betapa kompleksnya negosiasi antara regulator dan perusahaan teknologi raksasa seperti Apple.
Bagi pengembang aplikasi, kebijakan baru ini bisa menjadi angin segar. Mereka tidak lagi wajib menggunakan sistem pembayaran Apple yang selama ini mengenakan komisi cukup besar. Dengan alternatif pembayaran di luar App Store, pengembang berpotensi mendapatkan keuntungan yang lebih adil dan fleksibilitas dalam menjalankan bisnis.
Halaman Selanjutnya
Namun, perlu dicatat bahwa kebijakan ini hanya berlaku di Brasil. Di negara lain, termasuk Indonesia, pengguna iPhone masih harus mengikuti aturan App Store seperti biasa. Meski begitu, langkah Apple di Brasil bisa menjadi sinyal bahwa tekanan global terhadap model bisnis App Store semakin kuat.

4 weeks ago
8















