Balasan Menohok Presiden Iran ke Trump: Kami Muslim Hanya Menyerah kepada Allah

1 week ago 4

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:02 WIB

VIVA – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tidak akan "menyerah pada tekanan" selama percakapan telepon dengan perdana menteri Irak yang ditunjuk Ali Faleh al-Zaydi, Selasa, 5 Mei 2026. 

"Kami umat Islam hanya menyerah kepada Allah Yang Maha Kuasa. Tidak ada orang lain yang dapat membuat kami menyerah," tulisnya di X dilansir IRNA, Rabu, 6 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pezeshkian mengucapkan selamat kepada perdana menteri yang baru diangkat dan mendoakan kesuksesannya dalam membentuk pemerintahan Irak berikutnya.

"Dalam percakapan saya dengan PM Irak, saya mendesak AS untuk menghilangkan ancaman militer dari wilayah kami. Pengikut mazhab Syiah tidak dapat dipaksa dengan kekerasan," imbuhnya

Presiden Iran sebelumnya menyerukan kerja sama regional kepada Irak, dan menegaskan Iran tidak menginginkan konflik dengan negara-negara tetangganya, mendukung penyelesaian perbedaan regional, termasuk di Teluk Persia melalui dialog.

Pezeskkian menyoroti salah satu isu utama saat ini adalah perlunya mengakhiri perang dan tekanan asing di kawasan tersebut, dengan mencatat bahwa kontradiksi AS, yang mengejar tekanan maksimum terhadap Iran sambil mengharapkan negosiasi, membuat dialog yang bermakna menjadi tidak mungkin terjadi di bawah ancaman.

Ia mendesak penghapusan ancaman militer, dan menyatakan bahwa stabilitas yang langgeng membutuhkan penghormatan terhadap hak-hak Iran dan penghentian kebijakan koersif.  

Trump Desak Iran Menyerah 'Kibarkan Bendera Putih'

Sebelumnya, Trump meremehkan kemampuan militer Iran dan mengatakan Teheran "seharusnya mengibarkan bendera putih tanda menyerah" tetapi menuding Teheran terlalu sombong untuk melakukannya.

Trump kepada wartawan di Ruang Oval, pada Selasa, mengatakan bahwa militer Iran telah direduksi menjadi hanya menembakkan "senjata mainan" dan bahwa Teheran secara pribadi ingin membuat kesepakatan meskipun secara publik mereka menunjukkan ancaman militer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka bermain-main, tetapi izinkan saya memberi tahu Anda, mereka ingin membuat kesepakatan. Dan siapa yang tidak mau, ketika militer Anda benar-benar hancur?" katanya.

Trump memuji blokade AS terhadap pelabuhan Iran di wilayah tersebut. "Ini seperti sepotong baja. Tidak ada yang akan menantang blokade tersebut. Dan saya pikir itu berjalan dengan sangat baik," katanya.

Halaman Selanjutnya

Ketika ditanya apa yang perlu dilakukan Iran untuk melanggar gencatan senjata, Trump berkata: "Yah, Anda akan mengetahuinya, karena saya akan memberi tahu Anda... Mereka tahu apa yang tidak boleh dilakukan."

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |