VIVA – Barcelona hanya tinggal selangkah lagi menuju gelar juara LaLiga musim 2025/2026. Kemenangan tipis 2-1 atas Osasuna membuat Blaugrana kini berada di posisi yang sangat menguntungkan di puncak klasemen.
Dengan keunggulan 14 poin, peluang Barcelona untuk mengunci gelar terbuka lebar. Bahkan, mereka bisa langsung memastikan diri sebagai juara malam ini, dengan satu syarat: Real Madrid gagal meraih kemenangan saat menghadapi Espanyol.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun menariknya, pelatih Barcelona, Hansi Flick, justru menunjukkan reaksi yang tak terduga. Alih-alih tegang menanti hasil rival, ia memilih bersikap santai.
“Yang penting kami sudah melakukan tugas kami. Soal besok, itu bukan di tangan kami,” ujar Flick dalam keterangannya.
Bahkan, pelatih asal Jerman itu mengaku tidak terlalu memikirkan laga Real Madrid. Ia lebih memilih menikmati waktu luang, dan berencana menonton pertunjukan pesulap El Mago Pop.
Dalam laga kontra Osasuna, Barcelona tidak mendapatkan kemenangan dengan mudah. Absennya Lamine Yamal karena cedera membuat lini serang mereka terlihat kurang menggigit di babak pertama.
Pemain Barcelona, Robert Lewandowski
Osasuna justru sempat memberi ancaman serius. Ante Budimir hampir membawa timnya unggul setelah melewati dua pemain bertahan, namun upayanya hanya membentur tiang. Perubahan baru terasa setelah jeda. Masuknya Marcus Rashford memberikan energi baru di sisi serang. Kecepatan dan kreativitasnya membuka ruang yang sebelumnya sulit ditembus.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-81. Umpan matang Rashford diselesaikan dengan sundulan tajam oleh Robert Lewandowski.
Tak lama kemudian, Ferran Torres menggandakan keunggulan lewat penyelesaian dingin. Osasuna sempat memperkecil ketertinggalan melalui Raul Garcia, namun Barcelona tetap mengamankan tiga poin.
Kemenangan ini menjadi yang ke-10 secara beruntun di LaLiga, mempertegas dominasi mereka sepanjang musim.
Madrid Tertekan, Jalan Barcelona Makin Terbuka
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di sisi lain, Real Madrid justru tengah berada dalam periode sulit. Performa mereka menurun dengan hanya satu kemenangan dari enam pertandingan terakhir di semua kompetisi. Situasi tersebut membuat tekanan semakin besar jelang laga melawan Espanyol. Meski di atas kertas lebih diunggulkan, Madrid tetap harus waspada.
Pasalnya, Espanyol memang sedang terpuruk, tetapi mereka tetap punya motivasi tinggi untuk keluar dari zona berbahaya setelah melalui 16 laga tanpa kemenangan di tahun 2026. Jika Madrid kembali gagal meraih hasil maksimal, maka Barcelona dipastikan langsung berpesta.
Halaman Selanjutnya
Persaingan Lain Tak Kalah Panas

1 week ago
12











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)