Begini Cara PPPK Kemayoran Sambut Ribuan Umat Buddha Jelang Hari Raya Waisak 2026

2 days ago 6

Senin, 11 Mei 2026 - 22:00 WIB

Jakarta, VIVA – Kawasan Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) kembali menjadi saksi perayaan spiritual dan budaya dengan diselenggarakannya Gema Waisak Pindapata Nasional 2026. 

Acara yang diinisiasi oleh Sangha Theravada Indonesia (STI) ini menghadirkan 78 Bhikkhu Sangha dan puluhan ribu umat Buddha dalam sebuah prosesi Pindapata, sebagai bagian dari peringatan Hari Raya Waisak 2570 BE.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prosesi Pindapata merupakan sebuah tradisi luhur yang berasal dari bahasa Pali, menggabungkan kata 'pinda' (makanan) dan 'patta' (mangkuk makanan), melambangkan praktik para Bhikkhu mengumpulkan persembahan makanan dari umat. 

Acara ini digelar di kawasan PPK Kemayoran tepatnya Jalan Benyamin Sueb dari Bundaran Mega Kemayoran (MGK) menuju Bundaran BNI dan kembali ke titik awal, di mana para Bhikkhu berjalan tanpa alas kaki, menerima persembahan puja dana berupa sandang, pangan, dan obat-obatan dari ribuan umat Buddha yang hadir. Kegiatan ini telah dilaksanakan ketiga kalinya di kawasan Kemayoran.

Mengusung tema nasional 'Menapaki Jalan Mulia Bersumbangsih Bagi Negeri', Gema Waisak Pindapata Nasional 2026 tidak hanya berfokus pada penguatan nilai-nilai spiritual, tetapi juga menjadi aksi sosial. 

Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, dimulai dari persiapan spiritual pada 9 Mei hingga puncak acara pada 10 Mei, yang juga berisikan kegiatan sosial seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan penanaman Eco Enzym sebagai bentuk kepedulian lingkungan.

Direktur Utama PPK Kemayoran, Teddy Robinson Siahaan, menyambut baik pelaksanaan acara ini. 

"Kami sangat mendukung kegiatan Pindapata ini sebagai bagian dari tradisi spiritual yang mempererat kebersamaan. Ini menunjukkan bahwa Kawasan PPK Kemayoran tidak hanya berperan sebagai pusat bisnis dan acara internasional, tetapi juga menjadi alternatif pelaksanaan aktivitas keagamaan, yang membuktikan keberagaman kegiatan di kawasan kami," ujar dia dalam keterangannya, Senin, 11 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bhikkhu Dhammakaro Mahathera, selaku Ketua Umum Panitia Gema Waisak Pindapata Nasional 2026, menekankan Pindapata mengajarkan kedermawanan, kesederhanaan, serta semangat saling mendukung dalam kehidupan spiritual. 

"Tema pada kegiatan hari ini adalah menapaki jalan mulia bersumbangsih bagi negeri. Rangkaian Gema Waisak 2026 bukan hanya melalui Pindapata melainkan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, Penyebaran eco enzyme. Pindapata bukan sekedar ritual, melainkan tradisi luhur yang telah hidup 2500 tahun dan tradisi ini terus dijalankan hingga saat ini. Pindapata menjadi sarana bikhhu menjadi jalan hidup umat untuk melatih kedermawanan. Momen ini melatih tentang keserderhanaan untuk saling mendukung dan menopang dalam kehidupan spiritual," jelasnya.

Halaman Selanjutnya

Kehadiran tokoh penting seperti Menteri Agama Nasaruddin Umar serta perwakilan Gubernur DKI Jakarta menjadi bukti nyata dukungan penuh pemerintah terhadap kegiatan keagamaan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |