Luwu, VIVA – Bentrok antarwarga kampung di Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan terjadi pada Jumat 24 April 2026. Sejumlah warga dilaporkan mengalami luka-luka akibat terkena senjata rakitan jenis paporo dan busur panah.
Lima orang korban luka telah dilarikan ke RSUD Sawerigading Palopo untuk mendapatkan perawatan medis. Para korban rata-rata mengalami luka akibat terkena peluru senjata rakitan paporo serta luka terkena anak busur panah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tidak hanya warga yang terlibat bentrokan, sejumlah pengendara dan masyarakat yang terjebak kemacetan di sekitar lokasi juga disebut menjadi korban setelah terkena anak panah nyasar. Situasi mencekam membuat aktivitas warga lumpuh total.
Akibat bentrokan tersebut, sejumlah pedagang memilih menutup aktivitas jual beli di pasar setempat demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Pasca bentrokan, rumah-rumah warga di sekitar lokasi kejadian terlihat lengang. Pintu-pintu rumah tertutup rapat dan tidak terlihat aktivitas warga di luar rumah. Sebagian besar masyarakat memilih bertahan di dalam rumah demi alasan keamanan.
"Kami memilih berdiam diri dalam rumah, belum berani beraktivitas," kata seorang warga.
Untuk mengantisipasi bentrokan susulan, dua truk personel Dalmas dari Polres Luwu serta satu unit mobil water cannon telah disiagakan di wilayah Karetan.
Kasi Humas Polres Luwu, Iptu Yakobus mengatakan, sebanyak 116 personel Polres Luwu telah dikerahkan di lokasi, ditambah bantuan kendali operasi (BKO) dari Brimob untuk memperkuat pengamanan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Masih siaga sampai kondisi benar-benar kondusif," kata Yakobus.
Sementara Wakil Bupati Luwu, Muh Dhevy Bijak Pawindu, meminta agar semua pihak biaa menahan diri dan tidak terprovokasi, terlibat bentrokan.
"Meminta Kepala Desa, Tokoh pemuda, tokoh agama untuk sama-sama dengan Pengamanan merangkul semua masyarakat kita agar permasalahan yang timbul bisa diselesaikan dengan baik," kata Dhevy.
Dhevy menambahkan, kondisi Walenrang harus kembali kondusif agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal.
Laporan Haswadi/tvOne Luwu
Detik-detik Chaos di Cakung! Motor Diseret Matel, Warga Balas Serbu
Polisi membeberkan detik-detik bentrokan antarakelompok penagih kendaraan atau yang dikenal sebagai mata elang (matel) dengan sejumlah warga yang terjadi di Cakung.
VIVA.co.id
22 April 2026

3 hours ago
1



























