Jakarta, VIVA – Kehidupan Ammar Zoni di balik jeruji besi akan memasuki fase baru yang jauh lebih ketat. Aktor yang kembali tersandung kasus penyalahgunaan narkoba itu dipastikan bakal dipindahkan ke Lapas kategori high risk di kawasan Nusakambangan setelah memilih menerima putusan pengadilan tanpa mengajukan banding.
Keputusan Ammar untuk tidak melanjutkan upaya hukum membuat proses pemindahannya segera dipersiapkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Berbeda dengan lapas biasa, sistem pengamanan di lapas high risk dikenal memiliki aturan yang jauh lebih ketat, termasuk soal interaksi dengan dunia luar. Scroll untuk tahu lebih lanjut!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kasubdit Kerjasama Ditjenpas, Rika Aprianti, menjelaskan bahwa seluruh bentuk kunjungan bagi warga binaan di lapas high risk dilakukan secara virtual. Tidak ada kontak fisik ataupun pertemuan tatap muka secara langsung, termasuk dengan keluarga dekat.
"Kalau high risk memang semuanya by virtual. Jadi tidak ada interaksi langsung. Tidak ada ketemu langsung. Besukan pun tidak besukan langsung," ungkap Rika Aprianti.
Aturan tersebut diterapkan sebagai bagian dari sistem pengawasan maksimal terhadap narapidana yang dianggap membutuhkan kontrol lebih tinggi. Nusakambangan sendiri selama ini dikenal sebagai lokasi penempatan napi dengan kategori risiko tertentu, termasuk kasus narkotika.
Meski demikian, pihak Ditjenpas memastikan Ammar tetap memiliki hak untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun kuasa hukumnya. Hanya saja, seluruh komunikasi akan berlangsung melalui fasilitas digital yang sudah diatur oleh pihak lapas.
"Bisa (dijenguk), tapi tidak ketemu langsung. Virtual. Selama di high risk tidak ketemu langsung. Nanti bisa ada video call, ada beberapa alat-alat komunikasi yang memang dibolehkan oleh lapas dengan kategori high risk," jelasnya.
Sistem komunikasi tersebut juga tidak bisa dilakukan sewaktu-waktu. Jadwal penggunaan fasilitas video call maupun sarana komunikasi lain telah diatur secara ketat oleh petugas lapas.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Rika, akses komunikasi nantinya hanya diberikan kepada keluarga inti dan pihak kuasa hukum yang masih terdaftar secara resmi.
"Ada jam-jam tertentu. Yang pasti, sekali lagi, hak berkomunikasi tetap diberikan kepada keluarga intinya dan juga kuasa hukum ya, kalau memang masih," tutur Rika.
Halaman Selanjutnya
Pemindahan Ammar ke Nusakambangan pun memunculkan perhatian publik lantaran lapas high risk identik dengan pengawasan ekstra dan pembatasan aktivitas yang jauh lebih disiplin dibanding lapas umum. Status tersebut, kata Rika, berkaitan dengan kondisi dan penilaian yang sudah melekat pada Ammar sejak sebelumnya ditempatkan di lapas narkotika.

1 week ago
8











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)