Blokade Selat Hormuz Picu Kekhawatiran, Arab Saudi Tekan AS Kembali Berunding dengan Iran

8 hours ago 2

Selasa, 14 April 2026 - 21:00 WIB

VIVA Arab Saudi dilaporkan mendesak Amerika Serikat untuk menghentikan blokade di Selat Hormuz. Dalam laporan The Wall Street, Selasa 14 April, disebut juga Arab Saudi meminta AS untuk kembali berunding dengan Iran.

Disebutkan pula bahwa Iran bisa melakukan pembalasan dengan menutup Bab al-Mandeb, jalur sempit di Laut Merah yang sangat penting bagi sisa ekspor minyak kerajaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Negara-negara Teluk tidak ingin perang berakhir dengan Iran menguasai Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama perekonomian mereka,” tulis laporan tersebut seperti dikutip dari laman Anadolu Agency, Selasa 14 April 2026.

Dalam laporan yang mengutip pejabaat kawasan Timur Tengah itu menyebutkan bahwa Saudi khawatir blokade yang dilakukan Trump dapat mendorong Iran untuk meningkatkan eskalasi dan mengganggu jalur pelayaran penting lainnya.

“Namun banyak pihak, termasuk Arab Saudi, mendesak AS untuk menyelesaikan masalah ini melalui jalur negosiasi dan tengah berupaya keras untuk memulai kembali pembicaraan,” tambahnya.

Laporan itu juga menyebut bahwa meskipun kedua pihak menunjukkan sikap keras di depan publik, AS dan Iran sebenarnya secara aktif berkomunikasi dengan mediator dan tetap terbuka untuk perundingan jika masing-masing menunjukkan fleksibilitas yang cukup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, Minggu malam waktu AS Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan blokade laut di Selat Hormuz yang mulai berlaku pada Senin pukul 14.00 GMT.

Blokade tersebut diberlakukan setelah Washington dan Teheran gagal mencapai kesepakatan di ibu kota Pakistan pada akhir pekan lalu, dalam pembicaraan yang merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk mengakhiri ofensif AS-Israel terhadap Iran yang telah menewaskan lebih dari 1.400 orang sejak 28 Februari. Pembicaraan itu berlangsung setelah gencatan senjata selama dua pekan.

Wakil Presiden AS JD Vance

Wapres Vance: Unggahan Trump Bergambar Mirip Yesus Hanya Candaan

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengatakan unggahan kontroversial Presiden Donald Trump yang menggambarkan dirinya sebagai Yesus Kristus hanyalah candaan.

img_title

VIVA.co.id

14 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |