Jumat, 8 Mei 2026 - 07:00 WIB
VIVA –Ada ‘angin segar’ di tengah kebuntuan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Disebutkan bahwa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyebut bahwa kesepakatan dengan Iran sangat mungkin tercapai. Namun dia juga mengingatkan akan kembali membombardir Iran jika negosiasi tidak tercapai .
Pernyataan terkait peluang tercapainya negosiasi ini muncul setelah Amerika Serikat mengusulkan nota kesepahaman sebanyak satu lembar yang disebut bisa membuka jalan negosiasi diantara kedua negara tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun hingga saat ini Iran belum memberikan jawaban resmi atas proposan baru AS. Pimpinan negosiator Iran yang juga kepala parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa AS berusaha memaksa Iran untuk menyerah.
Meski begitu, kantor berita Reuters dan media Amerika Axios, mengutip sejumlah sumber, melaporkan bahwa kedua negara itu kini semakin dekat menuju kesepakatan berupa memo satu halaman untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah sekaligus menjadi kerangka negosiasi nuklir yang lebih rinci.
Menurut sumber tersebut, memang belum ada kesepakatan final. Namun kondisi saat ini disebut menjadi titik paling dekat menuju perdamaian sejak perang dimulai. Para negosiator di Washington juga dikabarkan menunggu respons Iran terkait beberapa poin penting dalam 48 jam ke depan.
Kebocoran isi memo yang berisi 14 poin utama itu sebagian besar berasal dari Washington dan pihak mediator Pakistan, sementara Iran masih memilih berhati-hati dan belum banyak berbicara secara terbuka.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan Teheran hanya akan menerima kesepakatan yang adil dan menyeluruh, tanpa secara langsung menyinggung draf memo tersebut.
Bocoran Nota Kesepahaman Iran-AS
Menurut laporan Axios dan dikutip dari laman NDTV, Jumat 8 Mei 2026, salah satu isi kesepakatan itu adalah Iran akan menghentikan sementara pengayaan uranium. Sebagai gantinya, Amerika Serikat akan mencabut sanksi dan membuka akses miliaran dolar dana Iran yang selama ini dibekukan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain itu, kedua pihak juga disebut akan mengurangi pembatasan pelayaran di Strait of Hormuz.
Dalam bentuknya saat ini, memo tersebut memang sengaja dibuat singkat dan lebih berupa kerangka dasar, bukan perjanjian lengkap. Dokumen itu nantinya akan menandai berakhirnya perang di kawasan serta dimulainya negosiasi selama 30 hari untuk membahas detail kesepakatan lebih lanjut.
Halaman Selanjutnya
Negosiasi lanjutan itu disebut kemungkinan digelar di Islamabad atau Jenewa.

6 days ago
4











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)