BPJS Kesehatan Gandeng Raffi Ahmad, Strategi Baru Edukasi Kesehatan ke Generasi Muda

3 hours ago 1

Kamis, 23 April 2026 - 17:35 WIB

Jakarta, VIVA – Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan kesehatan terus meningkat dari tahun ke tahun. Di tengah tantangan biaya pengobatan yang semakin besar, kehadiran jaminan kesehatan nasional menjadi salah satu fondasi penting agar masyarakat tetap bisa mengakses layanan kesehatan secara merata. 

Namun, di balik tingginya jumlah peserta, edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini dan memahami manfaat kepesertaan masih menjadi pekerjaan rumah besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melihat hal tersebut, BPJS Kesehatan mengambil langkah baru dengan menggandeng publik figur ternama, Raffi Ahmad, sebagai Duta Kehormatan BPJS Kesehatan. Penunjukan ini diharapkan menjadi strategi efektif untuk mendekatkan edukasi kesehatan kepada generasi muda sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat mengenai semangat gotong royong dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Dr. dr. Prihati Pujowaskito, SpJP(K), FIHA, MMRS menjelaskan, kolaborasi dengan figur publik menjadi langkah penting agar pesan tentang jaminan kesehatan dapat diterima lebih luas oleh masyarakat, khususnya generasi muda yang kini sangat dekat dengan dunia digital dan media sosial.

Menurutnya, BPJS Kesehatan berdiri di atas prinsip gotong royong, di mana peserta yang sehat membantu peserta yang sedang membutuhkan layanan kesehatan. Nilai tersebut perlu terus disosialisasikan agar masyarakat tidak hanya melihat BPJS sebagai kartu berobat saat sakit, tetapi sebagai bentuk perlindungan jangka panjang.

“Yang jelas, BPJS adalah milik semua. BPJS adalah semua yang mempunyai komitmen yang ingin membantu warga, masyarakat, dengan semangat gotong royong, termasuk salah satunya adalah pendidikan kepada masyarakat,” ujarnya di Kantor BPJS Kesehatan, Cempaka Putih, Jakarta, Kamis, 23 April 2026.

Ia menyebut, saat ini jumlah peserta BPJS Kesehatan tercatat mencapai sekitar 284 juta jiwa. Angka tersebut menunjukkan tingginya cakupan kepesertaan, meski masih ada tantangan untuk mendorong peserta yang belum aktif agar kembali memanfaatkan layanan dan memahami sistem jaminan kesehatan secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak BPJS Kesehatan juga menegaskan bahwa kehadiran Raffi Ahmad bukan sekadar penunjukan simbolis, melainkan bagian dari upaya membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan masyarakat luas.

“Ini adalah satu hal yang sangat penting dan istimewa, karena tidak hanya sebuah penetapan, tetapi kita mengerti kalau Pak Raffi menjadi Duta Kehormatan itu adalah keluarga baru di BPJS Kesehatan,” ungkapnya. 

Halaman Selanjutnya

Disebutkan pula bahwa selama lebih dari 12 tahun perjalanan sejak 1 Januari 2014, BPJS Kesehatan terus mengalami perkembangan signifikan. Saat ini, hampir 99 persen penduduk Indonesia telah menjadi peserta, namun edukasi mengenai cara kerja sistem jaminan kesehatan masih perlu diperkuat.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |