Bursa Asia Bergejolak Setelah Trump Batalkan Misi ke Iran

4 days ago 3

Senin, 27 April 2026 - 09:09 WIB

Jakarta, VIVA - Bursa Asia-Pasifik bergejolak pada pembukaan pasar, Senin, 26 April 2026. Pergerakan indeks dibayangi ketegangan geopolitik lantaran terjadi kemunduran diplomatik Amerika Serikat (AS) dan Iran tetapi investor mengabaikan kondisi itu. 

Sentimen pasar tetap terjaga meskipun Presiden AS, Donald Trump, membatalkan rencana untuk mengirim utusan Washington, Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Islamabad, Pakistan pada Sabtu, 25 April 2026. Mereka ditugaskan untuk bernegosiasi dengan Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Terlalu banyak waktu terbuang untuk bepergian, terlalu banyak pekerjaan! Selain itu, ada perselisihan dan kebingungan yang luar biasa di dalam ‘kepemimpinan’ mereka,” tulis Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.

Gejolak di Selat Hormuz tetap tinggi. Terutama setelah Garda Revolusi Iran dilaporkan menaiki dua kapal kargo di dekat jalur laut strategis itu.

Ilustrasi Kapal tanker melintas di Selat Hormuz, Iran.

Melansir CNBC Internasional, indeks Nikkei 225 Jepang melesat 1,4 persen hingga mencapai rekor tertinggi. Begitu juga dengan Indeks Kospi di Korea Selatan mencapai puncak baru setelah melonjak sekitar 1,83 persen.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 melemah 0,54 persen di awal perdagangan. 

Di daratan China, Indeks Hang Seng Hong Kong juga turun 0,17 persen. Indeks CSI 300 Tiongkok daratan naik 0,25 persen setelah laba industri China pada kuartal I-2026 melonjak 15,8 persen dari tahun sebelumnya (year on year/yoy).

Penutupan IHSG

IHSG Dibuka Menguat, Harga Minyak Dunia Naik lagi Imbas Buntunya Perundingan Iran-AS

IHSG dibuka menguat 36 atau 0,51 persen di level 7.165 pada pembukaan perdagangan Senin 27 April 2026, diprediksi rebound dengan risiko terkoreksi di perdagangan hari ini

img_title

VIVA.co.id

27 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |