Terpopuler: Profil Selebgram yang Curi Perhatian Wisuda Arhan, Indonesia-HongKong Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

3 hours ago 5

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:30 WIB

VIVA – Dunia sepak bola tengah memanas dengan berbagai kabar besar dari kancah domestik maupun internasional sepanjang Jumat, 1 Mei 2026.

Sorotan utama tertuju pada tensi politik yang mulai menyusup ke persiapan Piala Dunia 2026 di Amerika Utara, di mana delegasi Iran mulai menghadapi kendala imigrasi yang pelik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, dari tanah air, euforia menyambut turnamen baru FIFA ASEAN Cup 2026 kian terasa seiring penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah.

Di sisi lain, drama lapangan hijau dari keberhasilan remontada fantastis Persib Bandung hingga kabar kondisi skuad Liverpool jelang laga krusial kontra Manchester United turut melengkapi daftar berita paling banyak dibicarakan oleh para pecinta bola awal bulan ini.

5. Masalah Visa Menghantui Piala Dunia 2026, Iran Jadi Korban Pertama Dipersulit Kanada

Aksi Menggetarkan Timnas Iran Jelang Piala Dunia 2026, Tas Sekolah Jadi Simbol DukaGianni Infantino

Ajang Piala Dunia 2026 atau FIFA World Cup yang seharusnya menjadi pesta sepak bola terbesar justru mulai dibayangi persoalan non-teknis. Isu visa dan politik lintas negara kini muncul ke permukaan, bahkan sebelum turnamen resmi dimulai.

Iran menjadi negara pertama yang langsung merasakan dampak rumitnya regulasi imigrasi di turnamen yang digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan bahwa Iran tetap akan tampil di Piala Dunia 2026 dan bermain di Amerika Serikat sesuai jadwal. Ia menyebut keputusan tersebut sebagai bagian dari upaya menyatukan dunia lewat sepak bola.

"Tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Dan tentu saja Iran akan bermain di Amerika Serikat," tegas Infantino seperti dikutip Reuters.

Namun di balik pernyataan optimistis itu, realitas di lapangan menunjukkan hal berbeda.

Delegasi Iran dilaporkan mengalami kendala serius saat hendak menghadiri Kongres FIFA di Kanada. Beberapa pejabat, termasuk Presiden Federasi Sepak Bola Iran Mehdi Taj, ditolak masuk meski telah mengantongi visa. Penolakan ini dikaitkan dengan dugaan keterlibatan individu dalam Islamic Revolutionary Guard Corps yang oleh Kanada dikategorikan sebagai organisasi teroris. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca selengkapnya

4. Mohamed Salah Absen Sementara, Ini 4 Alternatif Liverpool di Sisi Kanan saat Lawan MU

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |