Sales Diler Motor Bakal Digantikan Teknologi AI

2 hours ago 1

Senin, 25 Mei 2026 - 18:00 WIB

Bologna, VIVA – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai merambah semakin banyak sektor industri, termasuk otomotif. Jika selama ini AI identik dengan chatbot atau asisten digital, kini teknologi tersebut mulai dilibatkan dalam proses penjualan kendaraan.

Salah satu langkah menarik datang dari Moto Morini di Amerika Serikat. Merek sepeda motor tersebut mulai memanfaatkan teknologi AI untuk membantu melayani calon konsumen yang mencari informasi sebelum membeli kendaraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah tersebut dilakukan melalui sistem berbasis AI bernama Ekho yang dipasang di situs resmi Moto Morini Amerika Serikat. Teknologi itu dirancang untuk berinteraksi langsung dengan calon pembeli, menjawab pertanyaan seputar produk, hingga mengarahkan konsumen menuju dealer terdekat.

Bukan hanya itu, AI juga dirancang membantu memahami kebutuhan calon pembeli berdasarkan sejumlah faktor, seperti pengalaman berkendara, gaya penggunaan kendaraan, hingga anggaran yang dimiliki.

Disadur VIVA Otomotif dari Rideapart, Senin 25 Mei 2026, kehadiran teknologi seperti ini menjadi bagian dari perubahan pola industri otomotif yang mulai mengandalkan layanan digital untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.

Banyak merek otomotif saat ini menghadapi tantangan serupa, yakni meningkatnya jumlah pertanyaan konsumen melalui platform online. Di sisi lain, sistem formulir konvensional dinilai mulai kurang efektif untuk mengakomodasi kebutuhan komunikasi yang semakin cepat.

Teknologi AI kemudian hadir sebagai solusi untuk menjembatani tahap awal proses pembelian sebelum calon pelanggan berbicara langsung dengan tenaga penjual.

Meski begitu, penggunaan AI dalam dunia penjualan kendaraan juga memunculkan pertanyaan baru. Sebab membeli kendaraan bukan hanya soal memilih produk berdasarkan harga atau spesifikasi.

Ada faktor kebutuhan penggunaan harian, kemampuan pengendara, biaya kepemilikan jangka panjang, hingga kenyamanan yang sering kali membutuhkan pertimbangan lebih kompleks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagian pengamat juga menilai AI masih memiliki keterbatasan dalam memahami kebutuhan konsumen secara menyeluruh. Sistem berbasis kecerdasan buatan diketahui masih berpotensi menghasilkan informasi yang kurang tepat apabila data atau konteks yang diterima tidak lengkap.

Di sisi lain, pengalaman berinteraksi langsung dengan tenaga penjual juga masih menjadi bagian penting dalam proses pembelian kendaraan, terutama untuk produk otomotif yang melibatkan nilai transaksi besar.

Ilustrasi robot ART di China

Robot Asisten Rumah Tangga dari China Ini Bisa Goreng Telur sampai Cuci Baju, Harganya Setara Mobil!

China mulai menguji robot humanoid pembantu rumah tangga yang bisa memasak, mencuci, dan merapikan rumah. Harga jualnya diperkirakan Rp264 juta. Baca di sini

img_title

VIVA.co.id

25 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |