FIFA Akhirnya Buka Suara soal Penalti Kontroversial Swiss vs Qatar

2 hours ago 4

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:20 WIB

VIVA – FIFA akhirnya buka suara terkait kontroversi penalti yang mewarnai laga Qatar kontra Swiss pada Grup B Piala Dunia 2026. Badan sepak bola dunia itu mengakui adanya gangguan teknis yang membuat tayangan grafik offside semi-otomatis gagal ditampilkan kepada publik.

Insiden tersebut terjadi saat Swiss mendapatkan hadiah penalti dalam pertandingan yang berakhir imbang 1-1, Sabtu 14 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penalti diberikan setelah gelandang Swiss, Remo Freuler, dijatuhkan kiper Qatar Mahmoud Abunada di dalam kotak terlarang. Breel Embolo yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa Swiss unggul.

Namun keputusan itu langsung memicu perdebatan. Dalam tayangan ulang televisi, banyak pihak menilai Freuler berada dalam posisi offside sebelum pelanggaran terjadi.

Biasanya FIFA akan menampilkan animasi tiga dimensi dari teknologi Semi-Automated Offside Technology (SAOT) untuk menjelaskan keputusan VAR kepada publik. Namun pada momen tersebut, grafik yang ditunggu-tunggu justru tidak muncul.

Kondisi itu membuat spekulasi berkembang liar dan memunculkan tudingan kurangnya transparansi dalam pengambilan keputusan wasit.

Setelah mendapat gelombang kritik, FIFA akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi.

Menurut FIFA, gangguan teknis singkat menjadi penyebab utama mengapa animasi offside tidak dapat ditampilkan saat proses pemeriksaan VAR berlangsung.

"Selama pertandingan Qatar melawan Swiss, terjadi gangguan teknis singkat yang menyebabkan animasi posisi onside tidak dapat dihasilkan sebelum penalti diberikan kepada Swiss pada menit ke-14. Masalah tersebut berhasil diselesaikan dengan cepat," tulis FIFA dalam pernyataan resminya.

Sebagai bentuk klarifikasi, FIFA juga merilis sejumlah gambar hasil pemeriksaan VAR yang menunjukkan bahwa Remo Freuler dan Breel Embolo berada dalam posisi onside saat proses serangan berlangsung.

FIFA menegaskan bahwa gangguan teknis tersebut tidak memengaruhi kinerja VAR di ruang kontrol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka memastikan seluruh prosedur pemeriksaan berjalan normal dan keputusan wasit tetap berdasarkan hasil analisis teknologi yang tersedia.

"Alur kerja VAR tidak terdampak oleh gangguan ini. Pemeriksaan dilakukan sesuai prosedur standar dan garis yang digunakan menunjukkan tidak ada pelanggaran offside dalam situasi yang mengarah pada penalti," lanjut pernyataan tersebut.

Halaman Selanjutnya

Meski demikian, penjelasan FIFA belum sepenuhnya meredam kritik.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |