Kakek 70 Tahun yang Nyaris Diculik di PIK Alami Trauma, Polisi Ungkap Pelaku Beraksi dengan Tangan Kosong

4 hours ago 4

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:48 WIB

Jakarta, VIVA – Fakta baru terungkap dalam kasus dugaan percobaan penculikan terhadap seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial GH (70) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara. Polisi menyebut korban mengalami luka lecet dan trauma setelah sempat bergulat dengan pelaku yang diduga berusaha memaksanya masuk ke dalam mobil.

Meski sempat mengalami kejadian yang menegangkan, kondisi korban dilaporkan tidak mengalami luka serius. Korban berhasil menyelamatkan diri setelah melakukan perlawanan hingga membuat pelaku panik dan melarikan diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Sampson Sosa Hutapea mengatakan luka yang dialami korban terjadi saat dirinya terjatuh ketika berusaha melepaskan diri dari cengkeraman pelaku.

“Luka lecet saja karena pas jatuh saat bergelut,” kata Sampson kepada wartawan, Minggu, 14 Juni 2026.

Korban Mengalami Trauma Pasca Kejadian

Selain mengalami luka ringan, polisi juga mengungkap bahwa korban merasakan dampak psikologis setelah insiden tersebut. Namun trauma yang dialami korban disebut tidak terlalu berat.

Menurut Sampson, kondisi korban saat ini tetap dalam keadaan baik dan telah memberikan keterangan kepada penyidik terkait kronologi kejadian yang dialaminya.

“Trauma ada tapi tidak terlalu,” ujarnya.

Peristiwa yang menimpa korban menjadi perhatian publik setelah rekaman CCTV di lokasi kejadian beredar luas di media sosial dan memicu kekhawatiran masyarakat terkait keamanan di lingkungan permukiman.

Polisi Pastikan Pelaku Tidak Membawa Senjata

Dalam penyelidikan yang dilakukan sejauh ini, polisi memastikan pelaku tidak menggunakan senjata tajam maupun senjata api saat menjalankan aksinya.

Berdasarkan keterangan korban serta hasil pemeriksaan awal, pelaku hanya mengandalkan tenaga fisik untuk berusaha membawa korban masuk ke dalam kendaraan yang digunakan.

“Tidak ada sajam atau senpi. Hanya tangan kosong,” kata Sampson.

Meski tanpa senjata, aksi pelaku tetap menimbulkan ketakutan karena dilakukan secara tiba-tiba saat korban sedang berolahraga pagi seorang diri di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bermula Saat Korban Sedang Olahraga Pagi

Kasus dugaan percobaan penculikan ini terjadi pada Mei 2026 sekitar pukul 06.55 WIB di kawasan Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.

Halaman Selanjutnya

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban saat itu sedang berjalan kaki untuk berolahraga pagi seperti rutinitas yang biasa dilakukannya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |