VIVA – Langkah ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, terhenti di partai puncak Australia Open 2026. Tampil di final yang berlangsung di State Sports Centre, Sydney, Minggu 14 Juni 2026, Sabar/Reza harus mengakui keunggulan pasangan China, Chen Bo Yang/Liu Yi, dalam dua gim langsung.
Pasangan Merah Putih takluk dengan skor 15-21 dan 19-21. Hasil tersebut membuat Sabar/Reza harus puas finis sebagai runner-up, sekaligus membuat Indonesia hanya membawa pulang satu gelar juara dari turnamen level BWF World Tour Super 500 tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pada gim pertama, Sabar/Reza sempat memberikan perlawanan sengit. Duel berjalan ketat hingga skor imbang 8-8. Namun setelah itu, pasangan China mampu mengambil alih kendali permainan.
Serangan cepat dan rapat yang diperagakan Chen/Liu membuat Sabar/Reza kesulitan mengembangkan permainan. Mereka tertinggal 8-11 saat interval dan semakin tertekan setelah jeda. Gim pertama akhirnya menjadi milik wakil China dengan skor 21-15.
Memasuki gim kedua, situasi sempat terlihat mengkhawatirkan bagi pasangan Indonesia. Sabar/Reza tertinggal jauh 2-8 akibat permainan agresif lawan.
Namun, mental pantang menyerah diperlihatkan pasangan non-pelatnas tersebut. Mereka mampu bangkit dan mencetak tujuh poin beruntun untuk menyamakan skor menjadi 9-9 sebelum berbalik unggul 11-10 saat interval.
Pertarungan semakin panas setelah jeda. Sabar/Reza bahkan sempat memimpin 14-12 dan 16-14. Sayangnya, keunggulan itu gagal dipertahankan.
Chen/Liu menunjukkan ketenangan di momen-momen krusial. Mereka berhasil membalikkan keadaan menjadi 17-16 dan terus menjaga momentum hingga menutup gim kedua dengan kemenangan 21-19.
Kekalahan ini membuat Sabar/Reza gagal menyusul jejak Alwi Farhan yang sebelumnya sukses mempersembahkan gelar juara untuk Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Alwi tampil luar biasa di sektor tunggal putra dengan menumbangkan wakil China, Dong Tian Yao, dua gim langsung 21-13 dan 21-13. Gelar tersebut menjadi trofi Super 500 kedua bagi pebulu tangkis muda Indonesia itu sepanjang 2026 setelah sebelumnya menjuarai Indonesia Masters.
Sementara itu, sektor ganda putri juga belum mampu menyumbang gelar. Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari harus puas menjadi runner-up usai kalah dari pasangan China, Jia Yi Fan/Zhang Shun Xian.
Halaman Selanjutnya
Dengan hasil tersebut, Indonesia menutup Australia Open 2026 dengan satu gelar juara, dua runner-up, serta sejumlah catatan positif menjelang rangkaian turnamen besar berikutnya di kalender BWF musim ini

2 hours ago
3














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)