Presiden Prabowo Bakal Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk Bulan Ini

1 hour ago 2

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:20 WIB

Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan akan segera meresmikan Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada bulan Mei 2026.

"Bulan ini juga saya akan berangkat ke Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur, untuk meresmikan perjuangan buruh yang diberi nama Museum Marsinah," ucap Prabowo dalam sambutannya di acara May Day di Monas, Jumat, 1 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Negara mengatakan pemerintah juga telah mengangkat Marsinah sebagai pahlawan nasional. "Kita telah mengangkat Ibu Marsinah sebagai pahlawan nasional," ungkapnya.

Lebih lanjut, Prabowo juga mengucapkan terima kasih diundang dalam acara May Day 2026. Prabowo

"Saya terima kasih atas undangan untuk hadir bersama saudara sekalian. Ini kehormatan. Saya rasa kaum buruh selalu dukung saya. Saya jadi presiden, karena kaum buruh, kaum tani, kaum pekerja seluruh Indonesia," jelasnya.

"Saya bertekad, saya bersumpah berjuang untuk kepetingan rakyat Indonesia, terutama yang hidupnya sulit. Itu tugas saya. Pemerintah kami tidak gentar, tidak ragu membela kepentingan Indonesia," sambung Prabowo.

Marsinah yang ditetapkan jadi pahlawan nasional

Sebagai informasi, Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan gelar pahlawan nasional periode 2025 terhadap 10 tokoh. 

Beberapa tokoh yang menerima gelar tersebut antara lain, Presiden ke-2 RI Soeharto, Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur hingga aktivis buruh Marsinah. 

Penganugerahan tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat, tepat pada peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada hari ini, Senin, 10 November 2025.

Penganugerahan gelar pahlawan dilakukan berdasar Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116 Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.

Berikut merupakan sepuluh tokoh yang diberikan gelar pahlawan nasional periode 2025:

1. Abdurrahman Wahid dari Jawa Timur;

2. Soeharto dari Jawa Tengah; 

3. Marsinah dari Jawa Timur;

4. Mochtar Kusumaatmaja dari Jawa Barat;

5. Rahma El Yunusiyyah dari Sumatera Barat;

6. Sarwo Edhie Wibowo dari Jawa Tengah;

7. Sultan Muhammad Salahuddin dari Nusa Tenggara Barat;

8. Syaikhona Muhammad Kholil dari Jawa Timur;

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

9. Tuan Rondahaim Saragih dari Sumatera Utara;

10. Zainal Abidin Syah dari Maluku Utara.

Ilustrasi mitra driver Gojek.

Gojek Buka Suara Terkait Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen

Menyusul dengan ditekennya Pepres Nomor 27 Tahun 2026 terkait potongan aplikator untuk ojol maksimal 8 persen. Pihak Gojek menyebut siap mengkaji kebijakan tersebut

img_title

VIVA.co.id

1 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |